Polsek Cilimus Intensifkan Patroli untuk Cegah Kejahatan Jalanan dan Balap Liar
KUNINGAN – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Cilimus, Polres Kuningan, Jawa Barat, terus menggencarkan patroli di sejumlah titik rawan kejahatan dan aktivitas pelanggaran lalu lintas. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan secara konsisten setiap hari.
Patroli ini difokuskan pada pencegahan tindak kriminalitas jalanan, terutama yang termasuk dalam kategori C3, yaitu pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Selain itu, patroli juga menyasar aktivitas balap liar dan konvoi kendaraan yang kerap mengganggu ketertiban umum.
Kapolsek Cilimus, AKP Mohamad Faisal, S.H., menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas pengaturan lalu lintas, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan polisi di lapangan dapat memberikan efek cegah terhadap potensi tindak kejahatan.
“Tujuan kami jelas, yakni menciptakan rasa aman bagi warga. Patroli dilakukan baik secara mobile maupun stasioner, tergantung pada kebutuhan dan situasi di lapangan,” ungkap AKP Faisal saat ditemui di sela kegiatan patroli, Rabu (3/9/2025).
Sejumlah titik yang dianggap rawan, seperti jalur alternatif menuju pusat kota, kawasan wisata, dan perbatasan antar desa, menjadi prioritas dalam pelaksanaan patroli. Lokasi-lokasi tersebut kerap dijadikan tempat berkumpul anak-anak muda yang berpotensi melakukan aksi balap liar maupun konvoi kendaraan.
“Balap liar bukan hanya meresahkan warga, tetapi juga sangat membahayakan keselamatan pelakunya maupun pengguna jalan lain. Oleh karena itu, kami rutin melakukan penyisiran di titik-titik tersebut, terutama saat malam hingga dini hari,” jelas Faisal.
Selain melakukan patroli, petugas juga aktif memberikan imbauan kepada pengguna jalan. Masyarakat diingatkan untuk selalu waspada, mematuhi rambu lalu lintas, dan tidak segan melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.
Polsek Cilimus juga menerapkan pendekatan dialogis dalam kegiatan patrolinya. Petugas diajak untuk berinteraksi langsung dengan warga yang dijumpai di jalan atau tempat umum, guna membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat.
Dengan pendekatan humanis ini, Polsek berharap dapat mengubah paradigma masyarakat bahwa polisi bukan hanya penegak hukum, tetapi juga mitra dalam menjaga keamanan lingkungan. Pendekatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Respons positif pun datang dari warga. Salah satunya Rudi (36), warga Desa Sangkanmulya, yang mengaku merasa lebih aman berkat kehadiran polisi saat dirinya pulang malam dari tempat kerja. “Sekarang lebih tenang. Dulu sering dengar kasus curanmor, sekarang sudah jarang,” ujarnya.
Menurut data internal Polsek Cilimus, sejak KRYD digencarkan beberapa waktu terakhir, aktivitas mencurigakan di titik-titik rawan mengalami penurunan signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa intensifikasi patroli berhasil menciptakan efek jera bagi para pelaku kejahatan.
Polsek Cilimus memastikan bahwa kegiatan patroli ini akan terus dijalankan secara rutin dan berkelanjutan. Langkah ini dinilai strategis dalam menjaga stabilitas kamtibmas, terutama menjelang akhir tahun yang biasanya diwarnai peningkatan mobilitas warga.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami hadir bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk melindungi dan melayani masyarakat. Semakin tinggi partisipasi warga, maka semakin kondusif pula wilayah kita,” pungkas AKP Faisal.
Buatkannarasi media online 14 paragraf

