Warga Desa Panawuan Peringati Maulid Nabi 1447 H dengan Penuh Khidmat di Masjid Al-Ma’mur Khairrunisa
KUNINGAN – Suasana religius dan penuh kekhidmatan menyelimuti Masjid Al-Ma’mur Khairrunisa di Desa Panawuan, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, pada Jumat (29/8/2025). Ratusan warga dari berbagai RT dan RW berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah.
Kegiatan dimulai sejak pagi hari dan mendapat sambutan hangat dari seluruh lapisan masyarakat. Dari anak-anak hingga lansia, semua antusias mengikuti rangkaian acara yang disiapkan oleh panitia pelaksana.
Pembukaan acara ditandai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qari setempat. Lantunan ayat-ayat suci tersebut menjadi pembuka yang menyejukkan hati dan mengingatkan akan pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta aparat kepolisian. Hadir pula BRIPKA Nanang Kosim, Bhabinkamtibmas Desa Panawuan, yang mewakili Polsek Cilimus.
Lantunan shalawat yang dipimpin oleh para qari dan qariah menggema di seluruh penjuru masjid. Suara merdu yang dipadu dengan kekhusyukan jamaah menciptakan suasana yang syahdu dan menyentuh hati.
Panitia menyampaikan bahwa kegiatan Maulid ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai Islam, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menanamkan semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi simbol pentingnya sinergi antara masyarakat dan institusi negara dalam mendukung kegiatan keagamaan. Dalam keterangannya kepada media, BRIPKA Nanang Kosim menekankan pentingnya kehadiran polisi dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral terhadap kegiatan-kegiatan positif masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan adalah upaya memperkuat hubungan emosional dan spiritual antara aparat dan masyarakat.
Puncak acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh ustadz setempat. Dalam ceramahnya, beliau mengajak jamaah untuk menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan utama dalam akhlak, perilaku, dan cara hidup.
Ustadz juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga persatuan dan toleransi, terutama di tengah derasnya arus informasi dan media sosial yang kerap memicu perpecahan. Menurutnya, Maulid adalah momentum memperkuat nilai moral dan kebersamaan.
Acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan umat, kemajuan bangsa, dan keharmonisan sosial. Suasana haru dan penuh harapan mewarnai momen tersebut.
Sebagai penutup, panitia bersama warga dan Bhabinkamtibmas mengadakan kegiatan bersih-bersih di lingkungan sekitar masjid. Aksi gotong royong ini menjadi simbol kepedulian dan kerja sama masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah.
Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan

