Turnamen Sepak Bola “Meika Jaya Timbang Cup 2” Meriah, Keamanan Terjaga
KUNINGAN, — Antusiasme masyarakat kembali menyemarakkan gelaran turnamen sepak bola tahunan Meika Jaya Timbang Cup 2 yang digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Timbang, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Pada laga ke-28 yang berlangsung Selasa (26/8/2025), pertandingan berlangsung ketat dan meriah, diwarnai dukungan penuh dari warga sekitar.
Laga tersebut mempertemukan tim Desa Sangkanhurip dan Desa Cimara. Sejak peluit awal, kedua tim tampil agresif dengan strategi menyerang yang memikat penonton. Skor imbang di waktu normal memaksa laga dilanjutkan ke babak adu penalti.
Dalam drama adu penalti yang menegangkan, tim Desa Sangkanhurip akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 2-1. Kemenangan ini memastikan langkah mereka menuju babak berikutnya dalam turnamen yang telah menjadi tradisi tahunan masyarakat setempat.
Ratusan warga dari berbagai desa di sekitar Cigandamekar memadati area pertandingan. Suasana kompetitif di dalam lapangan diimbangi dengan atmosfer kekeluargaan di tribun penonton. Dukungan bersahabat dan semangat sportivitas tampak mewarnai jalannya pertandingan.
Meski menghadirkan kerumunan besar, pertandingan berlangsung tertib dan aman. Ini tidak lepas dari peran aktif berbagai unsur pengamanan yang bersinergi menjaga ketertiban dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung.
Kapolsek Cilimus, AKP Mohamad Faisal, SH, yang memimpin langsung jalannya pengamanan, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun sinergi positif antara aparat dan masyarakat. “Kami bersama unsur TNI, Linmas, dan panitia telah menyatukan kekuatan untuk menjamin keamanan turnamen ini,” ujarnya kepada wartawan.
Pengamanan melibatkan unsur Polsek Cilimus, Koramil 1510 Cilimus, Linmas Desa Timbang, serta Ormas Pemuda Pancasila PAC Cigandamekar. Selain itu, panitia internal juga berperan aktif dalam pengawasan teknis di lapangan.
Sebelum pertandingan dimulai, seluruh personel pengamanan mendapatkan Arahan Pelaksanaan Pengamanan (APP) sesuai tugas masing-masing. Hal ini bertujuan untuk menghindari miskomunikasi serta memperkuat koordinasi lintas lembaga.
Selama pertandingan berlangsung, tidak tercatat adanya insiden atau gangguan keamanan yang berarti. Pendekatan humanis yang diterapkan aparat keamanan dinilai efektif dalam menciptakan suasana yang kondusif dan nyaman.
Sejumlah warga mengaku merasa lebih tenang dan nyaman dengan kehadiran aparat yang berjaga, baik secara terbuka maupun tertutup. “Kami bisa menikmati pertandingan tanpa khawatir. Suasananya aman dan menyenangkan,” ujar Dadan (41), warga Desa Winduherang.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi para pemain muda, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga desa. Menurut panitia, kegiatan ini mampu meningkatkan rasa kebersamaan dan kebanggaan terhadap komunitas lokal.
Ketua Panitia Turnamen, Dedi Suherman, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, terutama aparat keamanan yang telah menjaga kelancaran kegiatan. Ia berharap sinergi ini bisa terus terjalin hingga turnamen berakhir.
Pertandingan semifinal selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada Kamis (28/8/2025) pukul 16.00 WIB. Tim Desa Cidahu akan berhadapan dengan tim dari Desa Winduherang. Pihak keamanan kembali mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dan menjadikan turnamen ini sebagai momentum mempererat persatuan.
Humas Polsek Cilius Polres Kuningan

