Polres Kuningan Polda Jabar – Akuntabilitas pelaksanaan program ketahanan pangan menjadi perhatian serius bagi jajaran Polsek Mandirancan guna menjaga integritas dan keberhasilan program di lapangan. Melalui sinkronisasi data yang akurat, diharapkan penyaluran bantuan dan pendampingan pertanian dapat berjalan secara transparan dan berdaya guna.
Kanit Binmas Aipda Rosid, Amd. bersama tim Bhabinkamtibmas melakukan validasi data program jagung hibrida bersama jajaran UPTD Pertanian Kecamatan Mandirancan. Pertemuan teknis ini berlangsung mulai pukul 08.45 WIB dalam suasana yang sangat produktif pada hari Kamis, 19 Februari 2026.
Kepala UPTD Pertanian, Ibu Lies Ernawati, S.TP., MP., menyambut baik langkah koordinasi ini sebagai upaya menyamakan persepsi terkait data DTPH Polda Jabar. Kesesuaian data antara pihak kepolisian dan dinas pertanian sangat menentukan efektivitas pengawasan di tingkat lapangan.
Langkah ini juga mencakup pemetaan potensi lahan yang dapat dioptimalkan untuk mendukung program ketahanan pangan secara berkelanjutan. Validasi data yang kuat akan memudahkan evaluasi berkala terhadap perkembangan tanaman jagung hibrida yang menjadi komoditas unggulan dalam program ini.
Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana. SE menyampaikan bahwa sinkronisasi ini adalah bagian dari manajemen risiko untuk mencegah terjadinya kesalahan data dalam pelaksanaan program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pimpinan Polri.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar. S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana. SE menyatakan bahwa keberhasilan program jagung hibrida ini akan menjadi bukti nyata kontribusi Polri dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah hukum Polres Kuningan.

