Polres Kuningan Polda Jabar – tidak hanya melakukan penyerapan hasil panen jagung pipil, namun juga aktif memberikan pelatihan dan pendampingan teknis kepada para petani di Kecamatan Mandirancan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola lahan dan memaksimalkan hasil panen dengan metode pertanian yang lebih modern dan efisien.
Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menjelaskan bahwa pendampingan ini menjadi langkah strategis agar petani tidak hanya mampu menanam dengan baik, tetapi juga mampu mengatasi berbagai kendala teknis selama proses budidaya. “Dengan pengetahuan yang cukup, kami harapkan petani bisa meningkatkan produktivitasnya sekaligus menjaga kualitas hasil panen,” katanya.
Pelatihan yang digelar di Balai Desa Salakadomas ini meliputi berbagai materi, mulai dari pengelolaan tanah, pemupukan, pengendalian hama, hingga teknik pascapanen yang dapat memperpanjang masa simpan produk pertanian. Kegiatan ini melibatkan petani kelompok tani setempat dan turut didukung oleh Dinas Pertanian Kabupaten Kuningan.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa sinergi antara aparat keamanan dan dinas terkait sangat penting untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap proses dari tanam hingga panen berjalan optimal dan hasilnya benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Melalui program pelatihan dan pendampingan ini, Polres Kuningan Polda Jabar berharap dapat memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kuningan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani. Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh yang dapat diikuti oleh kecamatan dan desa lain di wilayah hukum Polres Kuningan.

