Tertipu Lowongan Kerja di Facebook, Pemuda Asal Sumedang Diselamatkan Bhabinkamtibmas Sampora
Seorang pemuda asal Sumedang, Jawa Barat, menjadi korban penipuan berkedok lowongan pekerjaan di media sosial. Beruntung, Bhabinkamtibmas Desa Sampora, Aipda Epa Sukmana, sigap membantu hingga korban bisa pulang dengan selamat.
Kasus ini terjadi pada Senin (27/10/2025) di wilayah Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Korban, Sendi Septiadi, awalnya tergiur tawaran kerja melalui Facebook dari tiga orang yang mengaku memiliki usaha di daerah Kuningan.
Setelah komunikasi berjalan, korban diajak bertemu di sebuah mushola dekat Polsek Cigugur. Namun, setelah diajak istirahat oleh pelaku, korban mendapati handphone dan pakaiannya telah hilang ketika bangun tidur.
Tak punya uang dan tidak mengenal wilayah setempat, korban akhirnya ditemukan oleh warga dan dilaporkan ke Bhabinkamtibmas Desa Sampora, Aipda Epa Sukmana. Mendapat laporan itu, ia segera turun tangan.
Epa berkoordinasi dengan PPDI Kabupaten Kuningan untuk mencari informasi perangkat Desa Kawung Luwuk, Conggeang, tempat korban berasal. Ia juga menggalang bantuan dari para kadus di Sampora.
“Alhamdulillah, melalui kepedulian rekan-rekan perangkat desa, kami bisa bantu ongkos korban supaya bisa pulang ke Sumedang,” ujar Aipda Epa.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran kerja online. “Kalau ada yang menjanjikan pekerjaan tanpa surat resmi, sebaiknya jangan mudah percaya,” tambahnya.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, SIK, M.Si melalui Kapolsek Cilimus AP Mohamad Faisal, SH membenarkan kejadian itu dan memberikan apresiasi kepada anggotanya. Menurutnya, tindakan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk nyata pelayanan Polri yang cepat dan empatik.
Warga yang mengetahui kejadian itu juga mengaku terharu dengan tindakan aparat kepolisian yang tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga membantu korban kejahatan secara langsung.
Kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang menjadi wilayah binaan Bhabinkamtibmas.
Problem solving yang dilakukan tidak hanya menyelesaikan persoalan korban, tetapi juga menjadi pelajaran sosial agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap modus kejahatan siber.
Situasi di Desa Sampora sendiri terpantau kondusif selama kegiatan berlangsung. Masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian Polri terhadap warga kecil yang tertimpa musibah.

