Kuningan – Sinergitas tiga pilar yakni Polri, TNI, dan pemerintah desa di wilayah Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, semakin diperkuat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Sinergi ini diwujudkan sebagai upaya nyata menjaga keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan warga di tingkat desa.
Polsek Cilimus terus menggencarkan pendekatan humanis dengan melibatkan Babinkamtibmas, Babinsa, dan perangkat desa dalam program sambang dialogis. Salah satu contoh kegiatan terkini berlangsung di Desa Bandorasa Kulon pada Senin (8/9/2025), dimana Bhabinkamtibmas AIPTU Maulana, S.H. bersama Babinsa Sertu Agus melakukan kunjungan ke kantor desa.
Kegiatan sambang ini bertujuan mempererat komunikasi dan koordinasi antara aparat keamanan dan pemerintah desa. Dalam pertemuan tersebut, mereka menyampaikan berbagai imbauan penting kepada perangkat desa agar selalu waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas seperti pencurian kendaraan bermotor dan tindak kriminal lainnya.
AIPTU Maulana menegaskan bahwa kehadiran aparat di tengah masyarakat bukan sekadar menindak kejahatan, melainkan juga memberikan edukasi serta mengajak warga bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. “Deteksi dini dan kepedulian warga menjadi kunci utama mencegah tindak kriminal,” ujarnya.
Babinsa Sertu Agus juga menggarisbawahi bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Peran aktif masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas wilayah. “Setiap warga harus berani melaporkan hal-hal mencurigakan kepada aparat keamanan agar segera ditindaklanjuti,” katanya.
Kepala Desa Bandorasa Kulon menyambut baik kegiatan sambang yang dilakukan oleh tiga pilar tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan, dan berharap sinergi ini dapat terus ditingkatkan demi menciptakan desa yang aman dan kondusif.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat terkait kondisi keamanan dan sosial di lingkungan desa. Hal ini memudahkan aparat untuk merespon cepat serta menyesuaikan langkah yang tepat dalam menjaga ketertiban.
Sinergitas tiga pilar ini juga merupakan implementasi program Pemolisian Masyarakat (Polmas) dan Pembinaan Teritorial (Binter) yang menjadi fokus utama Polri dan TNI. Melalui kerja sama yang kuat, mereka berupaya membangun ketahanan wilayah dari segala ancaman gangguan.
Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisal, S.H. menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi strategi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat. “Kita ingin aparat hadir setiap hari dalam kehidupan masyarakat, bukan hanya saat terjadi masalah,” jelasnya.
Sinergi dengan Babinsa juga terus diperkuat sebagai wujud kolaborasi antar institusi. Kapolsek menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Babinsa, karena kerja sama ini memungkinkan pengamanan wilayah berjalan lebih maksimal.
Selain menjaga kamtibmas, tiga pilar juga mendorong partisipasi masyarakat dalam program pembangunan desa, termasuk kebersihan, kesehatan, dan gotong royong. Hal ini bertujuan membangun lingkungan yang harmonis dan berdaya tahan tinggi.
Secara keseluruhan, situasi keamanan di Kecamatan Cilimus, khususnya Desa Bandorasa Kulon, tercatat dalam kondisi aman dan kondusif. Hal ini tidak terlepas dari kerja sama erat seluruh elemen masyarakat dengan aparat keamanan di lapangan.
Sinergitas tiga pilar Polsek Cilimus menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antarinstansi dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera. Diharapkan, langkah positif ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kabupaten Kuningan.
Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan

