Polres Kuningan Polda Jabar – Di tengah meningkatnya dinamika sosial di wilayah Kecamatan Mandirancan, jajaran Polsek Mandirancan terus menajamkan kesiapsiagaan dan ketepatan dalam pelayanan. Kapolsek Mandirancan, AKP Atang Mulyana, S.E., memahami bahwa keamanan bukan sekadar hadir di lapangan, tapi juga tentang bagaimana strategi dibentuk, dianalisis, dan dijalankan secara konsisten. Didukung penuh oleh Kapolres Kuningan, AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., evaluasi kinerja mingguan (Anev) kini menjadi senjata utama dalam memperkuat langkah kepolisian di wilayah hukumnya.
Anev yang digelar setiap minggu bukan formalitas. Selasa, 14 Oktober 2025, rapat evaluasi kembali digelar dengan tensi yang tinggi namun fokus. Data demi data dibuka, dari laporan patroli, gangguan kamtibmas, hingga penanganan aduan masyarakat yang harus ditindaklanjuti secara cepat. “Tidak ada ruang untuk menunggu. Tugas kita adalah mengantisipasi, bukan bereaksi terlambat,” tegas AKP Atang dalam arahannya. Arahan ini sejalan dengan instruksi Kapolres Kuningan yang menekankan pentingnya kecepatan, akurasi, dan humanisme dalam pelayanan kepolisian.
Seusai evaluasi, tak butuh waktu lama hingga tindakan nyata dilakukan. Polsek Mandirancan langsung menerjunkan tim patroli untuk menyisir wilayah-wilayah rawan yang kerap menjadi titik potensi gangguan. Salah satu operasi malam itu berhasil menggagalkan rencana tawuran antar kelompok remaja, setelah petugas mengamankan senjata tajam yang disembunyikan di sebuah lahan kosong. Respons cepat ini menjadi contoh nyata bahwa Anev bukan hanya agenda rutin, tapi bagian dari strategi bertahan di tengah potensi ancaman nyata.
Lebih dari itu, pengawasan kini juga merambah ke ranah digital. Tim Unit Intel dan Siber Polsek Mandirancan berhasil mendeteksi penyebaran isu provokatif yang berpotensi memicu keresahan warga melalui media sosial. Langkah cepat dilakukan untuk menelusuri pelaku, memberi peringatan, hingga melakukan pendekatan hukum jika diperlukan. Dengan perkembangan teknologi dan pola kejahatan yang terus berubah, anggota kepolisian dituntut untuk adaptif dan tanggap dalam segala lini.
Semua langkah ini membuktikan satu hal: bahwa Polsek Mandirancan tidak pernah tidur dalam menjalankan tugasnya. Di bawah komando yang sigap dan kepemimpinan yang berorientasi pada pengabdian, seluruh anggota berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Evaluasi bukan hanya alat ukur, tapi fondasi untuk bergerak lebih presisi. Dan selagi malam kembali menyelimuti Mandirancan, warga bisa tidur tenang—karena mereka tahu, polisi mereka berjaga tanpa lelah.

