Polres Kuningan Polda Jabar – Menyelamatkan masa depan generasi muda dari pengaruh negatif kenakalan remaja dan pergaulan bebas di jalanan menuntut kesabaran serta metode pendekatan yang menyentuh hati. Kepolisian terus bergerak aktif mendatangi tempat-tempat berkumpulnya para pemuda guna memberikan benteng moral agar mereka tidak terjerumus ke dalam lingkaran aksi kejahatan jalanan.
Aksi nyata tersebut dilakukan lewat program pembinaan langsung di lapangan dengan menyisir titik-titik kumpul remaja pada waktu luang. Pertemuan tatap muka ini didesain secara santai agar pesan-pesan ketertiban yang disampaikan dapat diterima dengan baik tanpa memicu resistensi dari para pemuda pada Jum’at, 29 Mei 2026.
Giat siang hari yang penuh keakraban ini dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Mandirancan Brigpol Abdul yang menyambangi sekelompok pemuda yang tengah nongkrong di sebuah bengkel motor Desa Randobawailir. Petugas langsung mengambil posisi duduk bersama untuk membuka ruang diskusi yang positif.
Dalam kesempatan tersebut, Brigpol Abdul memberikan edukasi persuasif mengenai bahaya bergabung dengan geng motor yang dapat merusak masa depan mereka. Para remaja diimbau untuk menjauhi perilaku menyimpang, menghindari aksi balap liar, serta tetap menggunakan komponen motor yang standar demi keselamatan diri sendiri.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menegaskan pesan inti bahwa pendekatan humanis kepada remaja yang sedang nongkrong adalah langkah preventif terbaik untuk memutus mata rantai kenakalan remaja sebelum berkembang menjadi tindakan kriminal.
Apresiasi mendalam pun mengalir dari pemilik bengkel, Bapak Yusuf, atas keaktifan Bhabinkamtibmas yang dinilai sangat peduli terhadap pembinaan pemuda di desanya. Pertemuan siang itu ditutup dengan tertib, meninggalkan kesan mendalam dan rasa aman bagi warga yang sedang beristirahat.

