Polres Kuningan Polda Jabar – Melakukan analisa terhadap titik-titik rawan kecelakaan di pagi hari menjadi dasar bagi Polsek Mandirancan dalam menyebar kekuatan personelnya. Penempatan Aiptu Munawan di Simpang Tiga Fajar merupakan langkah strategis untuk memitigasi risiko kecelakaan di persimpangan yang memiliki arus kendaraan sangat padat dan kompleks. Fokus utama kegiatan ini adalah mencegah terjadinya fatalitas kecelakaan dengan cara mengatur kecepatan dan jalur kendaraan secara ketat.
Pengawasan ketat terhadap keselamatan pejalan kaki, khususnya para pelajar, menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar dalam pengaturan lalu lintas kali ini. Giat mitigasi risiko jalan raya ini dilaksanakan pada hari Senin, 20 Januari 2026. Petugas di lapangan bertindak sebagai pengawas keselamatan yang memastikan setiap prosedur berkendara dipatuhi oleh seluruh pengguna jalan tanpa terkecuali.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. mengungkapkan bahwa pencegahan kecelakaan harus dilakukan secara sistematis melalui kehadiran fisik polisi. “Kami memetakan area sekolah sebagai zona selamat agar anak-anak kita terlindungi dari potensi bahaya di jalan raya,” jelasnya dengan penuh kepedulian.
Di depan SMPN 2 Mandirancan, Aiptu Juro dan Brigpol Singgih memastikan tidak ada penumpukan kendaraan yang dapat menghalangi pandangan penyeberang jalan. Sementara itu, personil di SMUN 1 Mandirancan terus mengingatkan para siswa yang membawa kendaraan sendiri agar selalu menggunakan sabuk keselamatan atau helm standar nasional Indonesia (SNI).
Melalui upaya preventif yang berbasis analisa lapangan ini, diharapkan wilayah Mandirancan tetap menjadi zona aman bagi seluruh pengguna jalan. Polsek Mandirancan berkomitmen untuk terus mengawal keselamatan warga, memastikan setiap nyawa terlindungi melalui pengawasan yang ketat dan berkelanjutan di pagi hari.

