Pada hari Jumat, 22 Agustus 2025, pukul 09.45 WIB hingga selesai, Polsek Mandirancan Polres Kuningan Polda Jabar melaksanakan kegiatan penanaman jagung hibrida di Lahan Baku Sawah (LBS) yang berlokasi di Dusun 1 Blok Simurugul RT 001 RW 001 Desa Salakadomas, Kecamatan Mandirancan. Kegiatan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah, sekaligus bentuk kepedulian Polri terhadap keberlangsungan pangan masyarakat.
Acara penanaman jagung hibrida tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Kanit Propam Polsek Mandirancan Aiptu Munawan, Kanit Binmas Polsek Mandirancan Aipda Rosid, Kanit Samapta Polsek Mandirancan Aipda Teguh, serta Bhabinkamtibmas Aipda Johan. Turut hadir pula Kepala Desa Salakadomas Bapak Agus Nurudin, perangkat desa, penyuluh pertanian Ncih Nurnaningsih, S.P., serta anggota kelompok tani Harapan Mulya 1 Desa Salakadomas. Kehadiran berbagai unsur ini menegaskan kuatnya sinergitas antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan kelompok tani.
Rangkaian kegiatan diawali dengan serah terima bibit jagung hibrida secara simbolis dari Kapolsek Mandirancan yang diwakili Kanit Provos Polsek Mandirancan kepada Ketua Kelompok Tani Harapan Mulya, Bapak Ely Samsul Bahri. Momen ini menjadi penanda dimulainya program kolaborasi yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kemandirian pangan masyarakat Desa Salakadomas.
Usai serah terima bibit, acara dilanjutkan dengan penanaman bibit jagung hibrida secara bersama-sama oleh jajaran Polsek Mandirancan, perangkat Desa Salakadomas, penyuluh pertanian, serta anggota kelompok tani Harapan Mulya 1. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan, mencerminkan kekompakan dalam upaya menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah Kecamatan Mandirancan.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandirancan AKP Mohamad Faisal, SH., menegaskan bahwa program ini bukan hanya sebatas kegiatan seremonial, melainkan bagian nyata dari komitmen Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. “Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan penanaman jagung hibrida ini, diharapkan masyarakat Desa Salakadomas dapat merasakan manfaat secara langsung, baik dari sisi ketersediaan pangan maupun peningkatan ekonomi. Sinergi antara Polri, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.

