Apel pengamanan Wisuda Ke-II UMKU berlangsung berbeda ketika Panit Intel Polsek Cilimus, IPDA Wiwid, S.H., dipercaya memimpin apel. Keputusan ini mencerminkan perubahan pendekatan dalam operasi kepolisian.
Dalam arahannya, ia menekankan bahwa pendekatan intelijen menjadi landasan utama pengamanan acara besar. Analisis situasi harus dilakukan sejak awal.
Para personel diminta bersikap disiplin, responsif, dan humanis. Ketiga aspek ini menjadi pilar keberhasilan operasi.
IPDA Wiwid juga memberikan gambaran lengkap mengenai titik-titik rawan. Bagan pengamanan sudah disusun berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya.
Apel berlangsung dengan tertib. Setiap instruksi diterima dengan baik oleh anggota di lapangan.
Pengaturan lalu lintas mendapat perhatian khusus karena volume kendaraan diprediksi meningkat tajam. Petugas lalu lintas siap mengatur arus sesuai kebutuhan.
Selain itu, unit patroli diminta meningkatkan mobilitas mereka di sekitar lokasi acara. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan.
Kerjasama dengan panitia wisuda berjalan baik. Persiapan jalur khusus bagi tamu dan keluarga sudah ditata sejak awal.
Setelah apel, personel langsung diarahkan ke pos masing-masing. Arus tamu bergerak cepat menuju gedung wisuda.
Pengamanan terlihat berjalan simultan antara pengaturan lalu lintas, penjagaan pintu masuk, dan pemantauan wilayah sekitar.
Pola baru ini membuktikan efektivitas pendekatan intelijen dalam sebuah operasi besar. Polsek Cilimus dinilai berhasil menerapkan strategi yang lebih adaptif.

