
Lebakwangi – Dalam upaya membentuk karakter anak sejak dini, Polsek Lebakwangi menggelar kegiatan edukatif bersama siswa TK Negeri Cinagara dalam program Polisi Sahabat Anak, Rabu (15/04/2026) pukul 07.30 WIB.
Kegiatan ini tidak hanya mengenalkan profesi kepolisian, tetapi juga menanamkan nilai keberanian untuk menolak tindakan perundungan (bullying).
Kegiatan dipimpin oleh AIPDA Hendrik Purwanto yang menyambut 52 peserta didik dengan penuh kehangatan.
Dalam suasana santai dan interaktif, anak-anak diajak memahami pentingnya saling menghargai, berteman dengan baik, serta berani berkata “tidak” terhadap perilaku yang menyakiti teman.
Melalui pendekatan yang humanis, anggota Polsek Lebakwangi memberikan contoh sederhana tentang sikap saling tolong-menolong, tidak mengejek, serta berani melapor kepada guru atau orang dewasa jika mengalami atau melihat tindakan bullying.
Edukasi ini disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga anak-anak dapat menangkap pesan moral dengan baik.
AIPDA Hendrik Purwanto menjelaskan bahwa penanaman nilai anti-perundungan sejak dini sangat penting dalam membentuk generasi yang berakhlak dan peduli terhadap sesama.
“Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang berani, saling menghormati, dan tidak membiarkan tindakan bullying terjadi di lingkungan mereka,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari arahan Kapolres Kuningan Muhammad Ali Akbar melalui Kapolsek Lebakwangi Wawan Hernawan agar jajaran kepolisian aktif memberikan edukasi yang membangun karakter positif bagi generasi muda.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Anak-anak terlihat antusias dan berani menyampaikan pendapat mereka tentang bagaimana menjadi teman yang baik.
Melalui program Polisi Sahabat Anak ini, diharapkan tumbuh generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berani berkata tidak pada bullying, serta menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.
