POLISI INI DAPAT PUJIAN WARGA, SETIAP PAGI BANTU PENYEBRANG DI PASAR CILIMUS
KUNINGAN (Pos Kota) – Sosok AIPTU Candra Nur, Panit Lantas 2 Polsek Cilimus, menjadi perbincangan hangat di kalangan warga Kabupaten Kuningan. Pasalnya, setiap pagi, pria berpakaian dinas ini selalu setia mengatur lalu lintas dan membantu warga menyeberang jalan di kawasan Pasar Cilimus.
Pasar tradisional itu memang dikenal padat sejak subuh. Lalu lintasnya ruwet, apalagi banyak kendaraan bermotor ngebut tanpa peduli pejalan kaki. Tapi dengan kehadiran AIPTU Candra, suasana jadi lebih tertib dan aman.
Polisi berpangkat Ajun Inspektur Satu itu bukan baru kemarin turun ke lapangan. Ia sudah bertahun-tahun menjalankan tugasnya di simpang pasar tersebut. Bahkan warga mengaku belum pernah melihatnya absen—baik hujan maupun panas, ia tetap hadir.
“Saya sering lihat beliau sebelum jam enam pagi sudah standby. Bantuin ibu-ibu dan anak-anak sekolah nyebrang,” ujar Ibu Sri, pedagang sayur yang saban hari berjualan di pasar itu, Senin (21/7).
AIPTU Candra bukan hanya sekadar berdiri di tengah jalan. Ia aktif menyapa warga, memberi imbauan soal keselamatan berkendara, dan tak segan menolong warga yang kesusahan. Gayanya yang humanis dan ramah membuat banyak orang merasa nyaman.
“Jangan lupa pakai helm, ya, Bu. Kita saling jaga,” begitu salah satu ucapannya yang sering terdengar ketika ia menyapa pengendara motor. Wargapun senang, merasa diperhatikan bukan dimarahi.
Anak-anak sekolah pun merasa lebih aman saat melintasi jalan tersebut. “Kalau enggak ada Pak Polisi itu, saya takut nyebrang. Motor-motornya pada kenceng,” celetuk Rani, siswi kelas 4 SD.
Kegiatan yang dijalankan AIPTU Candra merupakan bagian dari program rutin “PH Pagi” (Pengaturan Lalu Lintas Pagi) yang digalakkan Polsek Cilimus. Namun, yang membuatnya berbeda adalah totalitas dan kepeduliannya terhadap masyarakat kecil.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, SIK, M.Si melalui Kapolsek Cilimus AKP Nurjani, S.E., pun mengapresiasi kinerja bawahannya itu. “Yang dilakukan AIPTU Candra bukan cuma tugas, tapi pengabdian. Ia tahu betul siapa yang dilayani,” ujarnya.
Tokoh masyarakat pun tak ketinggalan memberi pujian. Ustaz H. Dedi menyebut AIPTU Candra sebagai “polisi yang membumi.” “Beliau hadir bukan untuk menakut-nakuti, tapi mengayomi. Sosok seperti ini langka sekarang,” ujarnya.
Meski banjir pujian, AIPTU Candra tetap rendah hati. “Saya cuma jalani tugas. Kalau warga merasa terbantu, itu sudah kebanggaan buat saya,” ucapnya singkat sambil tersenyum.
Sosok seperti AIPTU Candra menjadi contoh nyata bahwa polisi bisa menjadi sahabat rakyat. Di tengah tantangan citra institusi, hadirnya polisi seperti dia memberikan harapan dan rasa aman bagi masyarakat kecil setiap hari.
Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan

