KUNINGAN – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kuningan terus bergerak aktif memperkokoh ketahanan wilayah dari hulu melalui pendekatan yang humanis. Sebagai langkah nyata dalam menjaga stabilitas keamanan, Polsek Kuningan mengintensifkan kegiatan Sambang Dialogis di tengah masyarakat. Langkah ini difokuskan sebagai upaya pre-emtif untuk membangun kesadaran kolektif warga sekaligus menyumbat setiap potensi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) sejak dini.
Giat sambang yang mengedepankan komunikasi dua arah tanpa sekat ini menyasar berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh pemuda, perangkat desa, hingga warga yang sedang berkumpul di fasilitas umum di wilayah hukum Polsek Kuningan.
Pendekatan Persuasif untuk Membangun Daya Tangkal Mandiri
Melalui metode pre-emtif, personel Polsek Kuningan menitikberatkan pada penanaman nilai-nilai kepedulian terhadap keamanan lingkungan sebelum munculnya potensi tindak kejahatan. Dalam suasana dialog yang santai dan penuh kekeluargaan, petugas menyampaikan beberapa poin edukasi penting:
- Pencegahan Kriminalitas Mandiri: Mengimbau warga agar tidak teledor dalam mengamankan harta benda pribadi, seperti membiasakan mengunci ganda kendaraan bermotor dan memastikan rumah terkunci rapat saat ditinggal beraktivitas.
- Optimalisasi Pos Satkamling: Mengajak pengurus RT/RW dan warga untuk kembali mengaktifkan atau meningkatkan kualitas ronda malam sebagai benteng utama mengantisipasi tindak kejahatan C3 (Curat, Curas, Curanmor).
- Saring Sebelum Sharing: Edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu liar maupun berita bohong (hoaks) yang dapat memicu gesekan sosial atau kesalahpahaman antar-warga.
Sinergitas Kuat, Menyumbat Celah Gangguan Keamanan
Kapolsek Kuningan menjelaskan bahwa intensifikasi kegiatan sambang ini merupakan strategi kepolisian untuk menyerap informasi langsung dari akar rumput, sehingga setiap riak permasalahan di masyarakat dapat segera dicarikan solusi sebelum berkembang menjadi gangguan nyata.
“Keamanan wilayah yang hakiki tidak bisa dibangun hanya dengan kehadiran polisi saja, melainkan harus tumbuh dari kesadaran mandiri masyarakat itu sendiri. Melalui giat sambang yang konsisten ini, kami ingin menyumbat potensi gangguan Kamtibmas sejak dini. Ketika kemitraan antara polisi dan warga terjalin erat, maka ruang gerak bagi para pelaku kejahatan otomatis akan tertutup,” jelas Kapolsek.
Masyarakat Antusias, Kondusivitas Wilayah Terpelihara Baik
Kegiatan sambang dialogis ini mendapat respons yang sangat positif dari warga masyarakat. Warga mengapresiasi keramahtamahan petugas yang rutin turun ke lapangan untuk mendengar langsung aspirasi, keluhan, maupun masukan terkait situasi keamanan di lingkungan mereka.
Sepanjang pelaksanaan giat pre-emtif hari ini, situasi Kamtibmas di seluruh wilayah Kecamatan Kuningan terpelihara dalam keadaan aman, tertib, damai, dan kondusif. Pihak Polsek Kuningan juga kembali mengingatkan warga untuk segera memanfaatkan layanan pengaduan kepolisian terdekat jika mendapati hal-hal yang mencurigakan.
