Sebagai upaya menjaga keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas, Polsek Cilimus melaksanakan kegiatan PH pagi pada Rabu, 06 Maret 2026 pukul 06.00 WIB di depan SMPN 1 Cilimus dengan melibatkan IPTU Cecep Iman Santoso dan BRIPKA Nanang Kosim sebagai personel pelaksana di lapangan.
Sejak pagi hari, aktivitas masyarakat di sekitar lokasi mengalami peningkatan yang cukup signifikan, terutama karena bertepatan dengan jam masuk sekolah. Kondisi ini menjadikan lokasi tersebut sebagai salah satu titik rawan kepadatan lalu lintas.
Petugas dengan sigap mengatur arus kendaraan dari berbagai arah guna menghindari terjadinya penumpukan kendaraan yang dapat menyebabkan kemacetan. Pengaturan dilakukan secara humanis namun tetap tegas.
Selain melakukan pengaturan lalu lintas, petugas juga memberikan prioritas kepada para pelajar yang hendak menyeberang jalan. Dengan penuh perhatian, petugas membantu siswa agar dapat menyeberang dengan aman.
Edukasi mengenai pentingnya tertib berlalu lintas juga disampaikan kepada para pengguna jalan. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.
Petugas juga mengingatkan pengendara untuk selalu menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor serta mengenakan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil.
Kehadiran polisi di lokasi kegiatan memberikan dampak positif, terutama dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang sedang beraktivitas di pagi hari.
Para orang tua siswa merasa lebih tenang karena anak-anak mereka mendapatkan pengawasan saat menyeberang jalan menuju sekolah.
Selama kegiatan berlangsung, arus lalu lintas terpantau lancar dan tidak terjadi gangguan yang berarti. Situasi kamtibmas juga dalam keadaan aman dan kondusif.
Menurut Kapolres Kuningan Muhammad Ali Akbar melalui Kapolsek Cilimus Mohamad Faisal bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan rutin Polri kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat, khususnya pelajar, menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan kepolisian di lapangan.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini secara rutin, diharapkan mampu menciptakan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

