KUNINGAN – Jajaran Polsek Kuningan terus berkomitmen menjaga nilai-nilai toleransi dan keamanan tempat ibadah di wilayah hukumnya. Hal ini diwujudkan dengan menyiagakan personel untuk melaksanakan pengamanan (PAM) rutin di sejumlah gereja guna mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan Kamtibmas, Senin (20/04).
Langkah pengamanan ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri untuk memberikan jaminan rasa aman kepada umat Kristiani agar dapat melaksanakan peribadatan dengan tenang dan nyaman.
Kapolsek Kuningan, AKP Bambang Poernomo, S.H., menjelaskan bahwa pengamanan tempat ibadah merupakan prioritas dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama dari potensi gangguan keamanan maupun aksi terorisme.
“Kehadiran kami di gereja-gereja bertujuan untuk memastikan bahwa aktivitas keagamaan berjalan tanpa gangguan. Kami melakukan pemeriksaan area secara menyeluruh sebelum ibadah dimulai dan tetap siaga di lokasi hingga rangkaian kegiatan selesai. Fokus kami adalah menjamin keselamatan jemaat dan ketertiban di lingkungan sekitar tempat ibadah,” ujar AKP Bambang Poernomo.
Langkah-Langkah Antisipasi Gangguan di Area Gereja:
- Sterilisasi dan Pemeriksaan Area: Melakukan pengecekan di sekeliling gedung gereja dan area parkir guna mendeteksi benda-benda mencurigakan yang dapat mengganggu keamanan.
- Pengawasan Arus Masuk: Memantau setiap orang yang memasuki area gereja secara humanis namun tetap waspada, serta berkoordinasi dengan pengamanan internal (Pam Swakarsa) gereja.
- Pengaturan Lalu Lintas: Menyiagakan anggota di pintu masuk gereja untuk membantu kelancaran arus lalu lintas bagi jemaat yang datang maupun yang pulang, guna mencegah kemacetan.
- Himbauan Kewaspadaan: Memberikan pesan-pesan Kamtibmas kepada para jemaat untuk selalu waspada terhadap barang bawaan serta kendaraan mereka yang terparkir.
Kegiatan PAM gereja ini berjalan dengan lancar dan kondusif. Pihak pengurus gereja menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan Polsek Kuningan yang selalu rutin hadir memberikan perlindungan di setiap jadwal peribadatan.
AKP Bambang Poernomo, S.H. menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian, tokoh lintas agama, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan di Kabupaten Kuningan.
“Kami ingin memastikan bahwa di wilayah Kuningan, semua warga negara bebas dan aman menjalankan ibadahnya sesuai keyakinan masing-masing. Polsek Kuningan akan terus hadir sebagai pelindung dan pengayom bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.
