KUNINGAN – Pasca selesainya pengamanan arus mudik dan balik dalam rangka Operasi Ketupat 2026, jajaran Unit Lantas Polsek Kuningan kembali mengintensifkan kegiatan rutin Penjagaan dan Pengaturan (Gatur) lalu lintas. Langkah ini dilakukan untuk menjamin kelancaran aktivitas masyarakat yang kini telah kembali normal di wilayah perkotaan, Jumat (27/03).
Fokus pengaturan dialihkan dari jalur mudik ke titik-titik simpul kepadatan di dalam kota, terutama pada jam keberangkatan kantor, area sekolah, serta pusat perbelanjaan yang menjadi urat nadi ekonomi warga Kuningan.
Kapolsek Kuningan, AKP Bambang Poernomo, S.H., menjelaskan bahwa meskipun pos pengamanan Operasi Ketupat telah dibongkar, kehadiran personel lantas di jalan raya tetap menjadi prioritas pelayanan.
“Berakhirnya Operasi Ketupat bukan berarti pengamanan kendor. Kami kembali ke pola pengaturan rutin yang ditingkatkan untuk melayani warga yang sudah mulai bekerja dan bersekolah kembali. Tujuan kami adalah memastikan Kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polsek Kuningan tetap terjaga pasca libur panjang,” ujar AKP Bambang Poernomo.
Sasaran Pengaturan Lalin Pasca Ops Ketupat:
- Normalisasi Arus Perkotaan: Menempatkan personel di persimpangan utama guna mengurai kepadatan kendaraan pada jam sibuk pagi dan sore hari.
- Keamanan Area Sekolah: Membantu penyeberangan anak sekolah dan mengatur kendaraan orang tua murid guna mencegah penumpukan di bahu jalan.
- Tertib Parkir Pusat Kota: Menata kendaraan di sekitar area pasar dan pertokoan agar tidak mengganggu arus lalu lintas utama.
- Penindakan Pelanggaran Kasat Mata: Memberikan teguran humanis kepada pengendara yang tidak menggunakan helm atau melawan arus guna menekan angka kecelakaan.
Unit Lantas Polsek Kuningan juga tetap menyiagakan personel patroli untuk merespons cepat jika terjadi kendala di jalan raya, seperti kendaraan mogok atau kecelakaan ringan yang dapat menghambat laju kendaraan lain.
AKP Bambang Poernomo, S.H. menambahkan bahwa kedisiplinan masyarakat merupakan kunci utama kelancaran lalu lintas di masa transisi ini.
“Kami mengimbau masyarakat untuk kembali ke ritme aktivitas semula dengan tetap mematuhi aturan lalu lintas. Jangan terburu-buru di jalan raya, utamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.
