
Lebakwangi – Di tengah kesibukan aktivitas masyarakat sehari-hari, masih ada mereka yang kerap luput dari perhatian.
Melalui kegiatan sambang dialogis bertajuk “Menyapa Mereka yang Terlupa”, anggota Polsek Lebakwangi, Aiptu Hasanudin bersama Bripka Amrizal, menyambangi warga di Desa Pajawan Kidul, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, Rabu (17/06/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri untuk menjalin kedekatan dengan seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang, usia, maupun kondisi sosial.
Dengan penuh kehangatan, petugas mendatangi rumah-rumah warga, berdialog secara langsung, mendengarkan keluhan, aspirasi, serta berbagai harapan yang disampaikan masyarakat.
Selain mempererat tali silaturahmi, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar warga senantiasa menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan, serta tidak ragu untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan di wilayahnya.
Suasana dialog berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan. Kehadiran anggota Polri yang datang langsung ke lingkungan warga memberikan rasa nyaman sekaligus menunjukkan bahwa kepolisian selalu terbuka untuk mendengar dan membantu masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Lebakwangi Kompol Wawan Hernawan, menyampaikan bahwa kegiatan sambang merupakan implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis dan kedekatan emosional dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan sambang, anggota di lapangan tidak hanya menyampaikan pesan kamtibmas, tetapi juga membangun hubungan yang erat dengan masyarakat. Kehadiran Polri harus dapat dirasakan oleh seluruh warga, termasuk mereka yang selama ini jarang tersentuh pelayanan dan perhatian,” ujar Kapolsek.
Dengan langkah sederhana berupa sapaan dan kunjungan langsung, Polsek Lebakwangi berupaya menghadirkan rasa aman sekaligus menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Sebab menjaga keamanan bukan hanya soal patroli dan penegakan hukum, melainkan juga tentang hadir, mendengar, dan menyapa mereka yang mungkin selama ini merasa terlupa.
