Aktivitas pelayanan transportasi di wilayah Kabupaten Kuningan kembali menjadi perhatian aparat kepolisian. Kamis pagi, Kasi Humas Polsek Cilimus Aipda Momon Usman Efendi melakukan sambang dialogis ke PO Aurel Trans yang berada di Desa Panawuan, Kecamatan Cigandamekar. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polsek dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Kehadiran petugas kepolisian di tengah aktivitas masyarakat angkutan umum mendapat respons positif dari pihak perusahaan transportasi. Para karyawan menyambut langsung kedatangan Aipda Momon yang sejak awal terlihat melakukan pemantauan menyeluruh di area keberangkatan bus.
Sambang ini bukan hanya tentang pemantauan keamanan, namun juga membangun komunikasi aktif antara pihak kepolisian, perusahaan transportasi, dan masyarakat yang memanfaatkan layanan bus antar-provinsi tersebut. Aipda Momon menyampaikan bahwa sinergi merupakan kunci kelancaran operasional perjalanan.
Dalam dialognya, ia menekankan pentingnya kepatuhan pada aturan berkendara demi keselamatan bersama. Hal ini terutama ditujukan kepada pengemudi bus yang memiliki tanggung jawab besar membawa penumpang jarak jauh.
Aipda Momon juga mengingatkan agar seluruh kendaraan yang beroperasi memastikan kelengkapan surat-surat sebelum keberangkatan. Menurutnya, pengecekan kelengkapan merupakan langkah penting untuk menghindari pelanggaran maupun potensi bahaya di perjalanan.
Selain berdiskusi dengan pengemudi, ia turut berdialog dengan para penumpang yang hendak berangkat menuju sejumlah kota di wilayah Sumatera. Para penumpang diberi imbauan agar selalu berhati-hati dan memperhatikan barang bawaan masing-masing.
Dari hasil monitoring, situasi di area PO Aurel Trans pada pagi hari tersebut terpantau sangat kondusif. Aktivitas keberangkatan berjalan teratur, dan masyarakat terlihat nyaman dengan adanya kehadiran polisi.
Pihak PO Aurel Trans menyampaikan apresiasi kepada Polsek Cilimus atas komitmen menjaga keamanan lingkungan terminal keberangkatan. Mereka berharap kegiatan seperti ini dilakukan secara rutin karena dapat meningkatkan rasa aman penumpang.
Di sisi lain, sambang dialogis juga menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat terkait pelayanan transportasi. Beberapa masukan disampaikan, terutama mengenai jam keberangkatan dan lalu lintas menuju jalur utama.
Aipda Momon menegaskan bahwa seluruh masukan tersebut akan menjadi bagian dari evaluasi dan koordinasi dengan sektor terkait. Ia memastikan Polsek Cilimus siap memfasilitasi bila ada kebutuhan komunikasi lebih lanjut.
Menurutnya, kehadiran polisi yang humanis dan komunikatif akan semakin mendekatkan hubungan masyarakat dengan institusi kepolisian. Sambang seperti ini disebutnya sebagai bukti komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik.
Kegiatan berakhir dengan foto dokumentasi bersama pihak perusahaan transportasi. Seluruh rangkaian berlangsung aman, lancar, dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat.

