
Kuningan – Dalam arahannya kepada seluruh personel yang terlibat dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), pimpinan menekankan agar setiap anggota Polri senantiasa mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan penuh tanggung jawab dalam menjalankan tugas di lapangan.
Kehadiran polisi harus mampu memberikan rasa aman, menjadi sahabat masyarakat, serta membangun komunikasi yang baik dengan warga.
Meski mengedepankan sikap humanis, seluruh personel juga diinstruksikan untuk tetap bertindak tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran hukum dan gangguan keamanan yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Ketegasan tersebut harus dilakukan secara terukur, sesuai prosedur, dan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip pelayanan yang berkeadilan.
Anggota di lapangan diharapkan mampu memberikan edukasi, imbauan, dan pembinaan kepada masyarakat dengan bahasa yang santun dan mudah dipahami, sekaligus responsif terhadap setiap laporan maupun keluhan yang disampaikan warga.
Dengan demikian, kehadiran Polri tidak hanya dirasakan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang selalu siap membantu.
Melalui pendekatan yang humanis namun tetap tegas, diharapkan terjalin hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta sinergi yang kuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah.
Polri hadir bukan hanya untuk menindak, tetapi juga untuk melindungi, melayani, dan memberikan solusi demi terciptanya rasa aman di tengah masyarakat.
