Polres Kuningan Polda Jabar – Ketidaktahuan atau kurangnya literasi dalam mencerna informasi digital seringkali menjadi akar terjadinya perselisihan hukum dan kerugian materiil di tengah masyarakat. Menyadari hal tersebut, Polsek Mandirancan menggelar aksi penyuluhan keliling dan sosialisasi kamtibmas guna mencerdaskan warga binaannya melalui program Door to Door System. Kegiatan ini dirancang secara interaktif di ruang tamu warga agar pesan-pesan kewaspadaan dapat diserap dengan mudah.
Materi yang disampaikan dalam sosialisasi berkala ini mencakup cara membedakan berita fakta dan hoaks, pentingnya menjaga kerukunan antarwarga, hingga bahaya penyebaran isu SARA yang dapat merusak tatanan desa. Sasaran utamanya adalah kelompok ibu rumah tangga dan tokoh masyarakat. Kegiatan edukatif yang digawangi oleh Ka SPKT 2 Aiptu Juro Jauhari, S.H. bersama Brigpol Singgih ini sukses digelar di Blok Cimalati Desa Sukasari pada hari Minggu, 14 Juni 2026.
Tujuan utama dari gerakan cerdas kamtibmas ini adalah untuk membentuk karakter masyarakat yang taat hukum dan bijak bermedia sosial secara sadar, sehingga tidak terjebak dalam pusaran informasi palsu. Dengan meningkatnya pemahaman warga di tingkat rukun tetangga, diharapkan ketahanan sosial desa dalam menghadapi dinamika informasi modern dapat berjalan secara signifikan.
Penyampaian imbauan dilakukan dengan cara yang santai namun serius, memanfaatkan momen akhir pekan warga untuk berdialog mengenai tips aman menjaga lingkungan dari tindak pencurian. Pendekatan interaktif ini memicu kesadaran mandiri masyarakat, di mana mereka diberikan pemahaman mendalam untuk selalu melakukan cross-check ke pihak desa atau bhabinkamtibmas sebelum memercayai suatu berita baru.
Pada kesempatan terpisah, Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyampaikan pesan inti bahwa benteng pertahanan terbaik melawan kejahatan modern adalah edukasi dan iman yang kuat di dalam keluarga. Beliau berharap masyarakat dapat menjadi filter utama bagi lingkungan terkecilnya dengan selalu mengedepankan asas tabayun atau verifikasi informasi.
Sementara itu, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menambahkan bahwa program edukasi kamtibmas melalui skema DDS ini akan terus bergulir secara masif, sebagai komitmen Polri dalam membangun peradaban masyarakat yang cerdas, aman, dan patuh hukum.

