KUNINGAN – Jajaran Polsek Kuningan bergerak cepat mengamankan seorang pria yang diduga melakukan aksi pencurian kotak amal di salah satu rumah ibadah di wilayah hukum Polsek Kuningan. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, pria tersebut diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), sehingga pihak kepolisian mengambil langkah penanganan yang persuasif dan berkoordinasi dengan instansi terkait, Selasa (21/04).
Peristiwa ini bermula dari laporan warga yang mendapati gerak-gerik mencurigakan pria tersebut di sekitar lokasi. Guna menghindari aksi main hakim sendiri oleh massa, personel Polsek Kuningan segera meluncur ke lokasi untuk mengevakuasi pria tersebut ke Mapolsek.
Kapolsek Kuningan, AKP Bambang Poernomo, S.H., mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan bahwa saat ini pihak kepolisian sedang melakukan pendalaman serta koordinasi dengan pihak Dinas Sosial.
“Benar, kami telah mengamankan seorang pria yang diduga mengambil kotak amal. Namun, saat dimintai keterangan, yang bersangkutan memberikan jawaban yang tidak nyambung dan menunjukkan gejala gangguan jiwa. Untuk itu, kami mengedepankan sisi kemanusiaan dalam penanganannya sambil tetap memastikan situasi di tengah masyarakat tetap tenang,” ujar AKP Bambang Poernomo.
Langkah Penanganan Polsek Kuningan:
- Evakuasi dan Pengamanan: Segera membawa terduga pelaku ke Mapolsek untuk mencegah terjadinya kerumunan massa dan menjaga keselamatan yang bersangkutan.
- Pemeriksaan Medis Awal: Berkoordinasi dengan petugas medis untuk memastikan kondisi kejiwaan terduga pelaku guna menentukan langkah hukum atau penanganan sosial selanjutnya.
- Koordinasi Lintas Instansi: Menghubungi Dinas Sosial Kabupaten Kuningan untuk membantu proses identifikasi keluarga atau tindak lanjut perawatan di fasilitas kesehatan jiwa jika terbukti benar ODGJ.
- Pendekatan kepada Tokoh Agama: Memberikan penjelasan kepada pengurus rumah ibadah dan warga sekitar mengenai kondisi terduga pelaku agar tidak terjadi kesalahpahaman.
Situasi di lokasi kejadian kini telah kembali kondusif. Polsek Kuningan juga mengapresiasi warga yang tidak melakukan tindakan anarkis dan memilih untuk melaporkan kejadian tersebut secara resmi kepada kepolisian.
AKP Bambang Poernomo, S.H. mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan proses penanganan sepenuhnya kepada pihak berwajib.
“Kami meminta masyarakat untuk tetap waspada namun tidak mudah terprovokasi. Jika menemukan kejadian serupa, segera lapor kepada kami. Kami akan menangani setiap permasalahan sesuai dengan prosedur yang berlaku, dengan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” pungkasnya.
