Polres Kuningan Polda Jabar – Aroma khas nasi goreng yang menyeruak di sudut Desa Cirea menjadi saksi kehadiran Aiptu Juro Jauhari, S.H. bersama dua anggotanya dalam balutan patroli dialogis. Di tengah kesibukan pedagang melayani pembeli, personil Polsek Mandirancan ini hadir bukan sebagai pemberi jarak, melainkan sebagai kawan bicara yang hangat bagi warga. Sembari memantau situasi, petugas duduk bersama masyarakat untuk memastikan bahwa setiap aktivitas ekonomi di malam hari tetap berjalan dalam lindungan rasa aman.
Obrolan ringan namun sarat makna mengalir di antara denting sudip pedagang, membahas pentingnya menjaga kerukunan antar warga desa. Kegiatan yang menyentuh sisi kemanusiaan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 19 Januari 2026. Dengan pendekatan personal, Polri berupaya membangun kepercayaan bahwa keamanan adalah modal utama bagi para pelaku usaha kecil untuk terus berkembang tanpa rasa khawatir.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menekankan bahwa kehadiran polisi di pusat jajanan warga adalah bentuk pelayanan yang tulus. Menjaga kamtibmas tidak harus selalu kaku, namun bisa dimulai dari meja makan pedagang kaki lima untuk menyerap langsung aspirasi dan keresahan masyarakat setempat.
Aiptu Juro Jauhari menyelipkan pesan agar para pemuda desa yang sedang berkumpul tidak terjerumus dalam euforia negatif seperti geng motor atau tawuran. Ia mengajak para pedagang untuk menjadi mata dan telinga bagi kepolisian, dengan segera melaporkan jika melihat adanya indikasi peredaran narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda di Desa Cirea.
Diharapkan dengan kehadiran rutin yang humanis ini, warga Desa Cirea merasa memiliki pelindung yang selalu siap sedia. Polsek Mandirancan berkomitmen untuk terus merajut kedekatan dengan masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan.

