Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Bojong melakukan sambang dan memberikan edukasi mengenai bahaya pohon tumbang. Kegiatan dilakukan pada Senin menjelang siang.
BRIPKA Nanang Kosim bertemu dengan kepala desa untuk membahas berbagai langkah yang dapat diambil menghadapi musim hujan. Pepohonan besar di sekitar permukiman menjadi fokus utama.
Ia menekankan bahwa masyarakat perlu memahami pentingnya melakukan pemantauan visual terhadap pepohonan di lingkungan masing-masing. Tanda-tanda pohon rapuh harus segera dilaporkan.
Perangkat desa menyampaikan beberapa lokasi yang dianggap rawan dan menerima arahan mengenai langkah-langkah selanjutnya. Koordinasi dengan dinas terkait juga direncanakan.
Selain memberikan imbauan, Bhabinkamtibmas membuka ruang bagi perangkat desa untuk menyampaikan berbagai persoalan masyarakat. Hal ini dilakukan agar setiap masalah mendapat penanganan.
Diskusi berlangsung dalam suasana yang bersahabat. Kolaborasi antara aparat desa dan kepolisian terlihat semakin kuat melalui kegiatan ini.
Kegiatan sambang juga menjadi sarana mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar kantor desa. Warga yang melintas turut berdialog dan menyampaikan masukan.
Dokumentasi kegiatan dilakukan sebagai bagian dari pelaporan harian. Setiap aktivitas lapangan harus dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan kepolisian.
BRIPKA Nanang juga mengingatkan agar perangkat desa aktif mengingatkan warga melalui grup informasi desa. Sistem komunikasi cepat menjadi solusi efektif di tengah kesibukan masyarakat.
Dengan adanya kegiatan sambang ini, diharapkan masyarakat semakin peduli dan waspada terhadap potensi bahaya. Keselamatan menjadi prioritas utama bagi semua pihak.
Polsek Cilimus menegaskan bahwa kegiatan sambang akan terus dilakukan secara berkala. Upaya preventif menjadi bagian penting dalam menjaga kamtibmas.
Kegiatan ini menjadi contoh nyata kehadiran polisi di tengah masyarakat dalam bentuk pembinaan, bukan hanya penegakan hukum. Dengan kebersamaan, risiko kejadian alam dapat ditekan.

