Polres Kuningan Polda Jabar – Perlindungan terhadap fasilitas pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam menjaga masa depan generasi bangsa dari gangguan kamtibmas. Menyadari pentingnya aset pendidikan, jajaran Polsek Mandirancan meningkatkan intensitas pengawasan terhadap gedung-gedung sekolah pada jam-jam rawan. Langkah preventif ini dilakukan untuk memastikan tidak ada celah bagi pelaku kriminalitas untuk merusak atau melakukan pencurian di lingkungan sekolah.
Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) malam hari menyisir berbagai lembaga pendidikan yang tersebar di wilayah hukum Mandirancan. Kehadiran unit siaga SPKT menjadi sinyal kuat bahwa kepolisian selalu waspada dan siap bertindak jika terjadi potensi gangguan keamanan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 11 April 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek beserta anggota menyambangi pos-pos penjagaan sekolah untuk melakukan koordinasi langsung dengan personel keamanan internal. Pemeriksaan dilakukan pada pintu masuk utama, pagar, serta area yang dianggap minim pencahayaan untuk meminimalisir risiko kerawanan. Dialog terukur dilakukan guna memberikan rasa tenang bagi para penjaga sekolah yang sedang bertugas.
Pesan-pesan Kamtibmas disampaikan kepada satpam dan penjaga sekolah agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap orang asing yang melintas di sekitar area sekolah pada dini hari. Petugas juga menyarankan agar kontrol keliling dilakukan secara berkala dan memastikan seluruh kunci pengaman berfungsi dengan optimal.
Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyampaikan bahwa sekolah merupakan objek vital yang menyimpan aset berharga untuk pendidikan, sehingga pengamanannya memerlukan sinergi yang kuat antara Polri dan pihak sekolah. Beliau menekankan agar penjaga sekolah segera menghubungi Polsek jika menemui hal-hal yang mencurigakan.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menegaskan bahwa komitmen Polri dalam menjaga stabilitas wilayah mencakup perlindungan terhadap seluruh sarana publik. Kehadiran polisi di lapangan adalah jaminan keamanan agar proses pendidikan dapat berjalan tenang tanpa bayang-bayang kejahatan.

