SURITAULADAN BRIPTU TEDY, JEMPUT BOLA ANTAR BERAS MURAH KE WARGA BINAAN
CILIMUS – Dalam upaya mendekatkan diri kepada masyarakat serta memberikan pelayanan terbaik, seorang anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cilimus, BRIPTU Tedy Triadi Saputra, menunjukkan tindakan nyata yang layak menjadi suri tauladan. Pada Selasa, 2 September 2025, ia melaksanakan kegiatan patroli dialogis sekaligus mengantarkan beras murah ke warga binaannya di Desa Sangkanurip, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga selesai. BRIPTU Tedy tak hanya menyapa warga dan berdialog tentang situasi kamtibmas, namun juga membawa serta kantong-kantong beras murah yang dipesan warga melalui program sosial Polsek Cilimus.
Langkah ini dilakukan sebagai respon atas kondisi geografis Desa Sangkanurip yang cukup jauh dari Mapolsek dan minim akses kendaraan umum. Banyak warga, terutama yang sudah lanjut usia dan kurang mampu, merasa kesulitan jika harus datang langsung hanya untuk mengambil satu kantong beras.
Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisal, S.H., memberikan apresiasi tinggi atas tindakan yang dilakukan oleh bawahannya tersebut. Ia menyebut bahwa inisiatif ini adalah bentuk konkret dari pelayanan prima yang humanis dan proaktif.
“Kalau masyarakat sudah susah berjalan jauh, apalagi hanya untuk satu kantong beras, kenapa tidak kita antar saja? Ini bagian dari komitmen kami bahwa pelayanan harus hadir di tengah masyarakat, bukan menunggu mereka datang,” ujar AKP Faisal.
Program beras murah ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah kondisi yang semakin menantang. Melalui koordinasi yang sederhana namun efektif, warga bisa memesan beras melalui Bhabinkamtibmas dan menerima langsung di rumah.
Udin, salah satu warga Desa Sangkanurip, merasa sangat terbantu. Ia mengaku tidak menyangka polisi akan repot-repot mengantarkan beras hingga ke rumahnya. “Terima kasih banyak kepada Pak Tedy. Saya tidak kuat jalan jauh, alhamdulillah beliau antar langsung,” katanya dengan senyum haru.
Hal senada diungkapkan Cicih, warga lainnya, yang bahkan sempat meneteskan air mata saat menerima bantuan. “Kami ini orang kecil, kadang enggan ke Polsek karena jauh. Tapi ternyata, kami dihargai dan didatangi langsung. Ini benar-benar menyentuh hati,” ucapnya terbata-bata.
Kisah BRIPTU Tedy bukan sekadar kegiatan sosial biasa. Ini adalah contoh nyata bagaimana anggota Polri bisa berperan sebagai pengayom sekaligus pelayan masyarakat secara tulus. Tidak sekadar menjalankan tugas, tapi juga menyentuh hati dan kebutuhan nyata warga.
Tidak semua anggota mampu atau mau melakukan hal serupa. Dibutuhkan kepedulian, kepekaan, dan dedikasi tinggi untuk menjalankan tugas dengan pendekatan yang humanis seperti ini.
Kegiatan seperti yang dilakukan BRIPTU Tedy juga mampu membangun citra positif Polri di mata masyarakat. Di tengah sorotan publik terhadap institusi penegak hukum, kisah-kisah seperti ini menjadi angin segar yang menumbuhkan kembali kepercayaan.
“Ini bentuk nyata bahwa Polri hadir untuk masyarakat. Tidak hanya menangani masalah hukum, tapi juga masalah sosial dan kesejahteraan,” tambah Kapolsek Cilimus.
Ke depan, Polsek Cilimus berencana untuk mengembangkan pendekatan pelayanan jemput bola ini tidak hanya untuk beras murah, tetapi juga pelayanan administrasi kepolisian seperti SKCK dan pengaduan masyarakat.
BRIPTU Tedy sendiri mengaku hanya menjalankan tugas sebagaimana mestinya. “Saya hanya ingin warga merasa diperhatikan. Mereka sudah percaya kepada kita, sudah sepantasnya kita juga hadir membantu mereka,” ujarnya singkat dengan nada rendah hati.
Tindakan sederhana, namun berdampak besar. Sosok BRIPTU Tedy patut dijadikan teladan bagi anggota Polri lainnya. Karena pelayanan terbaik tidak selalu harus mewah—kadang cukup dengan hadir di saat yang tepat, dan peduli secara nyata.
Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan

