
Bhabinkamtibmas Desa Sindangagung menggunakan komunikasi efektif sebagai instrumen utama dalam menangani potensi konflik yang mungkin timbul selama distribusi bantuan pangan. Perbedaan pendapat atau ketidakpuasan warga ditangani dengan cara dialogis dan persuasif, bukan dengan pendekatan koersif.
Kemampuan komunikasi yang baik dari petugas mampu meredakan ketegangan dan menciptakan suasana yang kondusif bagi semua pihak. Pendekatan komunikatif ini menjadi model penanganan potensi konflik sosial yang efektif dalam konteks tugas Bhabinkamtibmas.
