KUNINGAN – Guna mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas), Unit Lantas Polsek Kuningan meningkatkan intensitas kegiatan Penjagaan dan Pengaturan (Gatur) di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk melindungi masyarakat dan meminimalisir risiko laka lantas di wilayah hukum Polsek Kuningan, Senin (06/04).
Kegiatan Gatur ini difokuskan pada jam-jam sibuk, di mana mobilitas kendaraan mencapai puncaknya, baik saat keberangkatan kerja dan sekolah maupun waktu pulang beraktivitas.
Kapolsek Kuningan, AKP Bambang Poernomo, S.H., melalui Kanit Lantas menekankan bahwa kehadiran personel di titik-titik krusial jalan raya bertujuan untuk memberikan rasa aman serta mendisiplinkan para pengguna jalan.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Dengan meningkatkan kehadiran personel di lapangan melalui Gatur rutin, kami berupaya mengurai simpul kepadatan serta mencegah terjadinya pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Kami ingin memastikan setiap warga sampai di tujuan dengan selamat,” ujar AKP Bambang Poernomo.
Fokus Utama Unit Lantas Polsek Kuningan:
- Pengaturan Simpul Jalan: Menempatkan personel di persimpangan padat dan jalur protokol untuk memastikan arus kendaraan tetap mengalir lancar dan tidak terjadi penumpukan.
- Pencegahan Laka Lantas: Melakukan pengawasan terhadap perilaku berkendara yang berisiko, seperti melawan arus atau melampaui batas kecepatan di area pemukiman.
- Keamanan Penyeberang Jalan: Membantu anak sekolah dan warga lanjut usia saat menyeberang jalan guna menghindari fatalitas kecelakaan di jalur utama.
- Edukasi Keselamatan: Memberikan teguran simpatik serta imbauan kepada pengendara agar selalu menggunakan helm standar (SNI), sabuk pengaman, dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
Selain pengaturan statis, Unit Lantas juga melakukan patroli bergerak (mobile) untuk memantau area yang rawan genangan air atau kerusakan jalan yang dapat membahayakan pengendara, terutama saat cuaca ekstrem.
AKP Bambang Poernomo, S.H. menambahkan bahwa sinergi antara petugas di lapangan dan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas adalah kunci utama keselamatan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak hanya tertib saat ada petugas, tetapi jadikan keselamatan sebagai budaya. Mari kita bersama-sama menjaga ketertiban di jalan raya demi kebaikan kita semua,” pungkasnya.
