Polres Kuningan Polda Jabar – Ketika kegelapan menyelimuti bumi pertiwi, para kesatria bhayangkara tetap berdiri teguh di garis terdepan pertahanan wilayah, menantang maut demi kedaulatan rasa aman warga. Di wilayah perbatasan Tugu Macan yang sunyi, dedikasi tanpa pamrih ditunjukkan oleh personel Polsek Mandirancan yang bersumpah untuk tidak membiarkan satu pun pelaku kejahatan menginjakkan kaki di tanah mereka.
Aiptu Ajat Sudrajat, Ka SPKT 3 yang gagah berani, berdiri di bawah bayang Tugu Macan Desa Cirea untuk memastikan bahwa perdamaian warga tidak akan terusik oleh tangan-tangan hitam. Penjagaan ketat di gerbang wilayah ini dilakukan dengan penuh ketegasan pada hari Senin (09/02/2026).
Angin malam yang menusuk tulang tak sedikit pun menggoyahkan semangat para penjaga ini untuk tetap waspada memantau setiap pergerakan yang mencurigakan. Ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan sebuah misi suci untuk melindungi hak setiap warga negara dalam mendapatkan tidur yang tenang tanpa dihantui rasa takut.
Tugu Macan menjadi saksi bisu bagaimana personel Polri mempertaruhkan segalanya demi menjaga ketentraman masyarakat dari serbuan para kriminal lintas daerah. Setiap detak jantung petugas berdenyut seirama dengan janji pengabdian yang tertanam jauh di dalam jiwa mereka sebagai pelindung rakyat.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. berpesan dengan suara lantang agar masyarakat jangan pernah merasa takut, karena polisi selalu berdiri di depan mereka. Harapan beliau, semangat kepahlawanan ini dapat menular kepada warga untuk bersama-sama menjaga keutuhan keamanan di Mandirancan.
Tugas mulia ini akan terus berlanjut hingga keadilan dan rasa aman benar-benar merajai setiap sudut desa. Polsek Mandirancan akan selalu menjadi tameng yang tak tergoyahkan bagi masyarakat, berdiri kokoh di setiap perbatasan wilayah hingga fajar menyambut kemenangan.

