Polsek Cilimus Tinjau Lahan Jagung Hibrida, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Polsek Cilimus, Polres Kuningan, menunjukkan kepeduliannya terhadap program ketahanan pangan nasional dengan turun langsung ke lapangan untuk meninjau lahan pertanian jagung hibrida. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (5/8/2025) di kawasan pesawahan Dusun Kliwon, Desa Bandorasa Kulon, Kecamatan Cilimus.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Cilimus, AKP Nurjani, S.E., bersama Ps. Panit Lantas Aiptu Candra dan Bhabinkamtibmas Desa Bandorasa Kulon, Aiptu Maulana. Mereka meninjau lahan seluas sekitar 2.800 meter persegi yang rencananya akan ditanami jagung hibrida sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan lokal.
Menurut AKP Nurjani, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian bukan hanya sebatas pengamanan wilayah. Lebih dari itu, Polri hadir untuk mendorong sinergi antara aparat dan masyarakat dalam meningkatkan ketahanan pangan, khususnya di wilayah hukum Polsek Cilimus.
“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga ikut mendampingi masyarakat dalam upaya peningkatan produktivitas pertanian. Kami ingin para petani merasa aman dan didukung penuh,” ujar Kapolsek.
Jagung hibrida dipilih sebagai tanaman utama karena memiliki produktivitas tinggi dan masa panen yang relatif singkat. Selain menjadi sumber pangan, jagung ini juga sangat dibutuhkan sebagai bahan baku pakan ternak, sehingga penanamannya dianggap strategis dalam mendukung kebutuhan pangan secara luas.
Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan sosialisasi kepada para petani mengenai harga acuan jagung. Hal ini bertujuan agar petani memiliki pegangan harga yang jelas dan tidak mudah dipermainkan oleh tengkulak yang kerap menekan harga jual di tingkat petani.
Dijelaskan dalam sosialisasi bahwa harga jagung pipilan kering dengan kadar air 18–20 persen ditetapkan sebesar Rp5.500 per kilogram. Sementara itu, jagung dengan kadar air 14 persen yang diserap langsung oleh Perum Bulog dihargai Rp6.400 per kilogram. Informasi ini diharapkan dapat membantu petani merencanakan panen secara lebih matang.
Para petani yang hadir menyambut baik kehadiran petugas dan informasi yang diberikan. Mereka menyatakan bahwa kepastian harga sangat penting untuk menjamin kelangsungan usaha tani dan mengurangi ketergantungan terhadap tengkulak.
Bhabinkamtibmas Desa Bandorasa Kulon, Aiptu Maulana, menambahkan bahwa kehadiran aparat di tengah masyarakat pertanian memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian. “Warga merasa terbantu, terutama dalam hal informasi dan kepastian harga. Ini penting untuk menghindari praktik tidak sehat dalam transaksi hasil panen,” katanya.
Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Cilimus menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan konkret Polri terhadap program pemerintah dalam membangun ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lapangan tetap aman, tertib, dan kondusif. Petugas juga mengimbau warga untuk menjaga komunikasi yang baik antarpetani dan terus bersinergi menjaga keamanan lingkungan demi mendukung kelancaran aktivitas pertanian.
Langkah nyata yang dilakukan Polsek Cilimus ini menjadi wujud sinergi antara aparat dan masyarakat. Diharapkan ke depan, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan meluas ke wilayah lain guna memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal maupun nasional.
Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan

