Menjelang tengah malam, Polsek Cilimus Polres Kuningan kembali mengintensifkan kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan fokus patroli dialogis di wilayah hukum yang rawan gangguan kamtibmas. Patroli malam ini menyasar jalur utama, pemukiman warga, serta lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul remaja, sebagai langkah preventif untuk mencegah tindak kriminalitas seperti Curat, Curas, Curanmor (C3), balap liar, serta aktivitas geng motor yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, anggota patroli Polsek Cilimus tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga. Petugas menyampaikan himbauan kamtibmas, mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan, dan mendorong partisipasi aktif warga dalam melaporkan segala potensi gangguan yang mereka temui. Pendekatan dialogis ini diharapkan mampu membangun hubungan harmonis antara polisi dan masyarakat serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan.
Selain pengawasan umum, patroli juga difokuskan pada pengendalian aktivitas balap liar yang sering terjadi di beberapa ruas jalan. Petugas melakukan pemantauan intensif dan memberikan arahan kepada remaja yang masih berkumpul hingga larut malam agar tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Hal ini sekaligus sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi kecelakaan atau insiden yang membahayakan masyarakat.
Kehadiran polisi di lapangan pada malam hari selama Ramadhan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa. Banyak warga menyambut positif kegiatan patroli ini karena menambah rasa aman, terutama bagi mereka yang melaksanakan aktivitas ibadah hingga malam, seperti tarawih dan sahur. Patroli rutin ini menjadi bentuk nyata pelayanan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Selain pemantauan keamanan, anggota patroli juga mengingatkan warga untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya pencurian kendaraan bermotor. Warga diimbau memastikan kendaraan yang diparkir telah terkunci dengan baik dan menggunakan kunci pengaman tambahan guna meminimalkan risiko pencurian.
Petugas juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban selama bulan Ramadhan, termasuk tidak menyalakan knalpot bising, tidak melakukan konvoi kendaraan berlebihan, serta menghindari berkumpul hingga larut malam tanpa tujuan yang jelas. Hal ini bertujuan agar suasana lingkungan tetap kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, SIK, M.Si melalui Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisal, SH menyampaikan bahwa patroli KRYD merupakan strategi preventif untuk menjaga keamanan wilayah, terutama pada malam hari selama bulan Ramadhan. Peningkatan patroli malam bertujuan mencegah gangguan kamtibmas dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di malam hari.
Menurut Kapolsek Cilimus, patroli dialogis juga berfungsi memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat. Hubungan yang baik ini memungkinkan masyarakat lebih mudah menyampaikan informasi terkait potensi gangguan keamanan, sehingga polisi dapat segera menindaklanjuti.
Kapolsek menegaskan bahwa intensitas patroli akan terus ditingkatkan, terutama pada jam rawan mulai malam hingga dini hari. Hal ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan tetap aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Cilimus selama Ramadhan.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar. Partisipasi masyarakat sangat penting untuk mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan nyaman.
Dengan patroli KRYD yang rutin dilakukan, Polsek Cilimus berharap dapat menekan angka kriminalitas serta mencegah berbagai gangguan ketertiban. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan memberikan efek pencegahan bagi pihak yang berniat melakukan tindakan melanggar hukum.
Secara keseluruhan, pelaksanaan patroli KRYD Polsek Cilimus Polres Kuningan selama Ramadhan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Situasi kamtibmas tetap stabil, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman, nyaman, dan khusyuk sepanjang bulan suci.

