Polsek Cilimus Gelar Patroli Dialogis Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Titik Rawan
Polsek Cilimus, jajaran Polres Kuningan, kembali menggencarkan patroli dialogis sebagai bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin dini hari, 4 Agustus 2025, dengan menyasar sejumlah lokasi rawan kejahatan di wilayah Kecamatan Cilimus.
Patroli yang dimulai sekitar pukul 01.20 WIB ini bertujuan mengantisipasi berbagai potensi tindak kriminal, khususnya kejahatan kategori C3, yakni Curat (pencurian dengan pemberatan), Curas (pencurian dengan kekerasan), dan Curanmor (pencurian kendaraan bermotor).
Selain itu, patroli juga difokuskan pada pencegahan aktivitas yang meresahkan warga seperti balap liar dan konvoi geng motor yang kerap terjadi di malam hingga dini hari. Kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan Polsek Cilimus dalam menciptakan suasana aman dan tertib di tengah masyarakat.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian dalam patroli kali ini adalah kawasan sekitar Pondok Pesantren As Shidqu yang terletak di Jl. Kyai Hasan Maolani, Desa Sampora. Lokasi ini dinilai strategis namun cukup rawan karena aktivitas warga yang masih berlangsung hingga malam hari.
Dalam pelaksanaannya, tim patroli yang terdiri dari Aipda Asep Sudaryanto, S.H., Aipda Ganjar Purwanta, dan Bripka Ade Sutrisno tidak hanya berkeliling memantau situasi, tetapi juga turun langsung berdialog dengan masyarakat yang ditemui di lapangan.
Pendekatan humanis dan komunikasi persuasif menjadi metode yang diutamakan dalam patroli dialogis ini. Petugas memberikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak warga untuk turut serta menjaga keamanan lingkungan di sekitarnya.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Cilimus AKP Nurjani, S.E., menyatakan bahwa patroli dialogis adalah langkah nyata kepolisian dalam menjalankan fungsi preventif dan edukatif, bukan semata-mata represif.
“Kehadiran polisi di tengah masyarakat, terutama pada jam-jam rawan, diharapkan bisa memberikan rasa tenang dan aman. Kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga keamanan adalah tanggung jawab bersama,” ujar AKP Nurjani.
Ia menambahkan bahwa interaksi langsung dengan warga terbukti lebih efektif dalam membangun kepercayaan publik. Melalui dialog, polisi dapat mengetahui kondisi riil di lapangan sekaligus menyampaikan edukasi tentang pentingnya menjaga kamtibmas.
Respons masyarakat terhadap kegiatan patroli dialogis ini pun sangat positif. Warga Desa Sampora merasa terbantu dan terlindungi dengan kehadiran aparat kepolisian yang aktif melakukan patroli malam secara konsisten.
Hingga patroli berakhir menjelang subuh, situasi wilayah hukum Polsek Cilimus terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aktivitas mencurigakan maupun potensi gangguan yang berarti.
Polsek Cilimus berkomitmen untuk terus meningkatkan intensitas dan jangkauan patroli dialogis sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara polisi dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman.
Humas Polsek Cilimus Poles Kuningan

