Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan oleh jajaran Polsek Cilimus Polres Kuningan melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan penanaman jagung hibrida yang melibatkan pemerintah desa, BUMDes, serta kelompok tani. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga turut hadir dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian desa.
Kegiatan penanaman jagung hibrida ini merupakan bagian dari bentuk sinergitas antara aparat kepolisian dengan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pertanian secara optimal. Dengan adanya kerja sama antara berbagai unsur tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para petani untuk terus mengembangkan usaha pertanian mereka.
Penanaman jagung hibrida tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 7 Maret 2026 sekitar pukul 13.00 WIB yang bertempat di Desa Sangkanmulya Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat karena dinilai dapat memberikan manfaat yang besar bagi sektor pertanian di wilayah tersebut.
Lahan yang digunakan dalam kegiatan penanaman jagung hibrida tersebut merupakan lahan Non LBS yang berada di Dusun I RT 003 RW 001 Desa Sangkanmulya. Lahan tersebut sebelumnya telah dipersiapkan oleh pemerintah desa bersama kelompok tani agar dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kegiatan pertanian yang produktif.
Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisal, SH hadir langsung memimpin kegiatan tersebut bersama anggota Polsek Cilimus. Kehadiran Kapolsek di tengah-tengah masyarakat menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung berbagai program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kanit Samapta Polsek Cilimus Solachudin, SH serta Kepala Desa Sangkanmulya Gunawan Wibiksana. Kehadiran unsur pemerintah desa menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa program pertanian yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa.
Selain itu hadir pula Ps Panit Binmas Polsek Cilimus Aiptu Maulana Ulfah, SH serta Bhabinkamtibmas Desa Sangkanurip Briptu Tedy T.S., SH yang turut berperan aktif dalam kegiatan tersebut. Mereka juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus memanfaatkan potensi lahan pertanian yang ada untuk meningkatkan hasil produksi pertanian.
Direktur BUMDes Jagaraksa Sutarman Setia Budi bersama Kelompok Tani Sri Mukti juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa kolaborasi antara berbagai pihak sangat penting dalam mewujudkan keberhasilan program ketahanan pangan.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan yang dilaksanakan secara sederhana namun penuh makna. Dalam kesempatan tersebut dilakukan pula penyerahan bibit jagung secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani sebagai tanda dimulainya kegiatan penanaman jagung hibrida.
Setelah prosesi simbolis tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit jagung hibrida secara bersama-sama di lahan yang telah dipersiapkan sebelumnya. Seluruh peserta yang hadir tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut dan bekerja bersama menanam bibit jagung di lahan pertanian yang tersedia.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, SIK, M.Si melalui Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisal, SH menyampaikan bahwa Polri siap mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Menurutnya, keterlibatan Polri dalam kegiatan seperti ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Kegiatan penanaman jagung hibrida tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan antara aparat kepolisian, pemerintah desa, serta masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Kuningan.

