Polres Kuningan Polda Jabar – Taktik pengamanan wilayah yang lebih agresif diterapkan oleh Polsek Mandirancan dengan mengintegrasikan patroli kendaraan kepolisian dengan patroli jalan kaki unsur Linmas. Sinergi dinamis ini dirancang untuk menciptakan efek getar bagi pelaku kriminal agar tidak berani melakukan aksi di wilayah hukum Mandirancan.
Ka SPKT 3 Aiptu Ajat Sudrajat mengoordinasikan pergerakan dua anggotanya bersama regu Linmas Desa Nanggerangjaya untuk menyisir titik-titik rawan hingga ke area perkebunan. Operasi gabungan yang taktis ini diluncurkan pada Selasa dini hari (10/02/2026).
Sistem patroli bergilir ke tiap dusun diperketat dengan fokus pada jam-jam rawan antara pukul satu hingga empat dini hari. Langkah ini diambil sebagai respon cepat terhadap dinamika kamtibmas dan untuk menutup ruang gerak pelaku kejahatan yang sering memanfaatkan kelengahan penjagaan.
Setiap pergerakan personel di lapangan dipastikan terpantau dan saling mendukung satu sama lain dalam sistem “Buddy System”. Ketangkasan dalam berkoordinasi menjadi prioritas utama agar jika terjadi gangguan, respon yang diberikan bisa dilakukan secara instan dan tepat sasaran.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. mengimbau Linmas untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan diri saat menjalankan tugas patroli. Beliau berharap agar komunikasi antar pos tetap aktif guna mempersempit peluang terjadinya tindak pidana.
Kehadiran unit patroli KRYD ini memberikan dampak nyata pada kondusifitas wilayah yang terpantau sangat stabil sepanjang malam. Polsek Mandirancan akan terus melakukan evaluasi taktis agar sistem pengamanan gabungan ini semakin solid dan tak tertembus.

