Polres Kuningan Polda Jabar – Kondisi geografis yang didominasi oleh perkebunan di batas wilayah Desa Seda menjadi perhatian khusus bagi jajaran kepolisian dalam melakukan pemetaan kerawanan kamtibmas. Aiptu Sandi turun ke lapangan untuk mengobservasi secara langsung titik-titik koordinat yang sering dikeluhkan masyarakat karena kondisinya yang gelap dan rawan saat malam hari.
Bersama Kepala Desa Seda, beliau menganalisis setiap jengkal jalanan yang berpotensi menjadi lokasi persembunyian atau jalur pelarian pelaku kriminal. Observasi lapangan dan diskusi pemecahan masalah ini dilakukan pada hari Selasa (13/01/2026).
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menekankan bahwa polisi harus memiliki data yang akurat mengenai wilayah kerjanya untuk menentukan langkah preventif yang tepat. Analisa lapangan bersama tokoh masyarakat adalah cara terbaik untuk mendapatkan data yang valid dan solutif.
Poin krusial yang ditemukan dalam observasi tersebut adalah kebutuhan mendesak akan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang berfungsi sebagai alat pengawasan pasif bagi lingkungan sekitar. Aiptu Sandi menekankan bahwa cahaya yang terang akan membantu warga merasa lebih aman dan memudahkan pengawasan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan penyampaian himbauan kamtibmas agar masyarakat tetap mengaktifkan kembali budaya lapor cepat dan waspada lingkungan. Dengan pemetaan yang akurat dan dukungan infrastruktur yang baik, diharapkan angka kejahatan di wilayah Mandirancan dapat ditekan semaksimal mungkin.

