Polres Kuningan Polda Jabar – Langkah preventif dilakukan secara mendalam oleh jajaran Polsek Mandirancan guna memetakan jalur-jalur tikus yang kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan lintas wilayah. Patroli malam ini bukan sekadar perlintasan biasa, melainkan sebuah upaya analisis terhadap pergerakan kendaraan yang masuk ke wilayah hukum Mandirancan melalui titik perbatasan strategis.
Ka SPKT 3 Aiptu Ajat Sudrajat bersama dua personel lainnya melakukan pemantauan ketat di sekitar Tugu Macan, Desa Cirea, yang merupakan gerbang utama penghubung antar wilayah. Pemeriksaan terhadap situasi lingkungan dilakukan secara saksama guna mendeteksi keberadaan unsur-unsur mencurigakan pada hari Senin (09/02/2026).
Fokus utama petugas adalah mengantisipasi masuknya komplotan pencurian dengan kekerasan maupun pencurian kendaraan bermotor yang sering beraksi di jam-jam kecil. Penjagaan di titik perbatasan ini dianggap krusial karena Tugu Macan menjadi akses vital yang membutuhkan pengawasan ekstra tinggi di malam hari.
Petugas tidak hanya berdiam diri, namun juga menyisir area sekitar tugu untuk memastikan tidak ada tempat persembunyian yang luput dari pantauan. Ketajaman analisis di lapangan menjadi senjata utama dalam memutus rantai niat jahat para pelaku kriminal yang mencoba masuk ke wilayah tersebut.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. berharap masyarakat tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya keamanan perbatasan kepada petugas yang berjaga. Beliau menekankan bahwa Polri akan terus menjadi filter utama dalam menghalau segala bentuk potensi kejahatan dari luar wilayah.
Kegiatan patroli ini diakhiri dengan penyisiran jalur utama hingga batas akhir pemukiman warga Desa Cirea. Polsek Mandirancan berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan di titik-titik rawan demi menjamin stabilitas keamanan yang berkelanjutan bagi seluruh warga.

