Polres Kuningan Polda Jabar – Langkah strategis diambil oleh pimpinan Polsek Mandirancan dalam membedah secara mendalam dinamika kamtibmas yang terjadi selama satu pekan terakhir melalui forum Analisa dan Evaluasi (Anev). Audit kinerja ini menjadi ruang krusial untuk mengukur efektivitas pergerakan personel di lapangan serta memetakan potensi kerawanan yang mungkin luput dari pengawasan selama masa tugas yang padat.
Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. memimpin langsung jalannya pertemuan yang dihadiri oleh seluruh unit fungsi guna mendengarkan laporan capaian target dan kendala yang dihadapi di setiap lini. Kegiatan evaluasi rutin ini digelar dengan penuh ketelitian di ruang rapat Mapolsek Mandirancan pada hari Selasa (10/02/2026).
Fokus utama pembahasan tertuju pada data kriminalitas dan laporan masyarakat yang masuk selama tujuh hari ke belakang, di mana setiap kejadian dianalisis penyebab dan pola penanganannya. Pimpinan ingin memastikan bahwa setiap personel memahami variabel gangguan keamanan yang berkembang di desa-desa agar langkah antisipasi yang diambil tepat sasaran dan efisien.
Evaluasi ini juga mencakup penilaian terhadap kedisiplinan personel dalam menjalankan instruksi satuan atas, terutama dalam merespon aduan warga secara cepat dan akuntabel. Transparansi kinerja menjadi sorotan utama agar Polsek Mandirancan tetap berada pada jalur profesionalisme yang diharapkan oleh institusi Polri.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. memberikan penekanan keras agar seluruh anggota mendukung penuh program pemerintah menuju Indonesia Maju, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di tingkat desa. Beliau berpesan agar masyarakat Mandirancan juga turut aktif memanfaatkan lahan produktif demi kesejahteraan bersama.
Dalam forum tersebut, ditekankan pula mengenai pentingnya sinkronisasi data antara Bhabinkamtibmas dan unit Intelkam untuk mendapatkan gambaran riil mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat. Hal ini dianggap penting agar intervensi kepolisian dalam menjaga stabilitas wilayah bisa berjalan beriringan dengan program pemberdayaan warga.
Instruksi taktis diberikan kepada unit Sabhara untuk meningkatkan frekuensi patroli pada jam-jam rawan kriminalitas, guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan. Pimpinan tidak ingin ada celah kelengahan yang bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mengganggu ketentraman wilayah hukum Mandirancan.
Kegiatan Anev ditutup dengan penyusunan rencana aksi untuk satu minggu ke depan, yang akan menjadi kompas bagi setiap personel dalam bertugas. Polsek Mandirancan berkomitmen untuk terus memperbaiki diri melalui evaluasi yang berkelanjutan demi memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.

