Polres Kuningan Polda Jabar – Upaya memutus mata rantai geng motor dan balap liar dimulai dengan memberikan edukasi langsung kepada para remaja di titik-titik kumpul mereka. Polsek Mandirancan menyadari bahwa tindakan preventif jauh lebih efektif daripada penegakan hukum yang bersifat represif. Dengan memberikan pemahaman mengenai risiko dan konsekuensi hukum, diharapkan para pemuda memiliki filter yang kuat terhadap godaan untuk melakukan tindakan anarkis di jalanan.
KA SPKT 3 Polsek Mandirancan Aiptu Ajat Sudrajat didampingi Bhabinkamtibmas Aiptu Sandi Waluyo melakukan giat sambang kepada para remaja yang nongkrong di Blok Pahing, Desa Mandirancan. Pertemuan ini difokuskan pada pengarahan agar para pemuda tidak mudah terhasut oleh konten-konten provokatif di media sosial yang seringkali menjadi pemicu tawuran antar kelompok. Agenda pembinaan ketertiban pemuda ini dilangsungkan pada hari Sabtu, 31 Januari 2026.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyatakan bahwa kehadiran polisi di pemukiman pada malam hari adalah untuk menjamin rasa aman warga dari gangguan kebisingan knalpot brong. Beliau meminta personel agar menekankan pada bahaya miras yang seringkali menjadi pintu masuk terjadinya tindak pidana kekerasan. Stabilitas Kamtibmas di Mandirancan harus dijaga mulai dari tingkat pergaulan remaja di dusun-dusun.
KA SPKT 3 Aiptu Ajat Sudrajat dalam pesannya menyampaikan, “Adik-adik semua, tolong jangan terlibat dalam aksi geng motor dan balap liar karena itu membahayakan diri sendiri dan orang lain. Kami juga minta kalian jauhi narkoba, miras, serta jangan pernah terlintas untuk ikut tawuran; marilah kita isi waktu muda dengan hal positif yang membangun masa depan kalian.”
Para remaja merespons dengan positif dan mengakui pentingnya menjaga keselamatan di jalan raya sesuai dengan aturan yang berlaku. Kegiatan ini diakhiri dengan suasana yang cair, memperlihatkan bahwa polisi adalah sahabat bagi kaum muda yang ingin maju. Polsek Mandirancan akan terus berkomitmen menjaga wilayahnya agar tetap kondusif melalui pembinaan mental remaja secara berkelanjutan.

