KUNINGAN – Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadah, jajaran anggota Polsek Kuningan melaksanakan pengamanan (PAM) di Gereja Pantekosta Eferata, Kuningan. Langkah ini merupakan bagian dari pelayanan rutin kepolisian untuk menjaga toleransi antarumat beragama dan memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif, Senin (30/03).
Kegiatan pengamanan ini difokuskan pada pemantauan area sekitar gereja, pengaturan arus lalu lintas bagi jemaat yang datang, hingga koordinasi dengan pihak keamanan internal gereja.
Kapolsek Kuningan, AKP Bambang Poernomo, S.H., menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di tempat ibadah adalah wujud nyata negara hadir untuk menjamin kemerdekaan setiap warga negara dalam beribadah menurut keyakinannya.
“Kami menyiagakan personel di Gereja Pantekosta Eferata untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan khidmat tanpa adanya gangguan. Fokus kami adalah sterilisasi area sekitar serta memberikan rasa tenang bagi para jemaat yang hadir,” ujar AKP Bambang Poernomo.
Poin Utama Pengamanan Gereja Eferata:
- Sterilisasi Lokasi: Personel melakukan pengecekan di area parkir dan pintu masuk gereja sebelum ibadah dimulai guna mengantisipasi benda-benda mencurigakan.
- Pengaturan Arus Lalu Lintas: Membantu menyeberangkan jemaat dan menata parkir kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas utama di depan gereja.
- Koordinasi Lintas Sektoral: Berdialog dengan pengurus gereja dan petugas keamanan internal untuk menyamakan persepsi pengamanan selama kegiatan berlangsung.
- Imbauan Kamtibmas: Mengingatkan jemaat agar tetap waspada terhadap barang bawaan berharga dan memastikan kendaraan bermotor dalam keadaan terkunci ganda saat diparkir.
Kehadiran anggota Polsek Kuningan ini mendapat apresiasi dari pihak pengurus Gereja Pantekosta Eferata, karena jemaat merasa lebih tenang dan fokus dalam menjalankan prosesi ibadah.
AKP Bambang Poernomo, S.H. menambahkan bahwa pengamanan tempat ibadah akan terus dilakukan secara konsisten sebagai bagian dari program prioritas Polri dalam menjaga kerukunan sosial.
“Kami ingin memastikan bahwa toleransi di wilayah Kuningan tetap terjaga dengan baik. Dengan adanya pengamanan yang humanis, diharapkan seluruh aktivitas keagamaan masyarakat dapat berjalan lancar dan damai,” pungkasnya.
