KUNINGAN โ Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Kuningan dalam dua hari terakhir memicu rentetan bencana alam di beberapa titik. Merespon situasi tersebut, jajaran Polres Kuningan melalui Polsek di wilayah terdampak langsung bergerak cepat melakukan aksi tanggap darurat, mulai dari evakuasi pohon tumbang hingga mitigasi area tanah longsor guna menjamin keselamatan warga. Rabu(04/02).Rentetan Longsor di Tiga Kecamatan Bencana tanah longsor mendominasi laporan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Kuningan. Di Kecamatan Pasawahan, Iptu Enang Kurnia memimpin pemasangan garis polisi pada Tembok Penahan Tebing (TPT) yang ambruk di Desa Paniis guna mencegah kecelakaan lalu lintas. Sementara itu, di Kecamatan Hantara (Wilkum Ciniru), longsoran TPT menimpa bagian depan dua rumah warga di Desa Pakapasan Girang dengan kerugian mencapai Rp 10 juta. Tak ketinggalan, di Kecamatan Darma, Kapolsek AKP Farikin SM melakukan cek fisik pada longsoran tembok sepanjang 12 meter di Desa Gunung Sirah yang sempat menghantam dinding rumah warga hingga mengalami keretakan.Evakuasi Pohon Tumbang di Cidahu Selain longsor, gangguan akibat pohon tumbang juga terjadi di Kecamatan Cidahu. Sebuah pohon yang kondisinya sudah rapuh roboh dan menghancurkan kanopi rumah milik seorang warga di Desa Jatimulya pada Selasa malam (03/02). Kapolsek Cidahu, AKP Amdan Saleh, S.H., segera berkoordinasi dengan Unit Damkar dan BPBD Kabupaten Kuningan untuk melakukan evakuasi material pohon. Sinergitas ini memastikan material pohon dapat disingkirkan dengan cepat sehingga tidak merusak struktur utama bangunan rumah.Respon Cepat dan Edukasi Mitigasi Kapolres Kuningan menekankan bahwa kehadiran personel di lokasi bencana bukan hanya untuk mendata kerugian, tetapi melakukan langkah diskresi untuk penyelamatan jiwa. Dalam setiap penanganan, para Kapolsek konsisten memberikan edukasi mitigasi kepada masyarakat, terutama terkait pentingnya konstruksi bangunan yang kokoh dan kewaspadaan terhadap pohon rawan tumbang di sekitar pemukiman. “Kami memprioritaskan keselamatan warga di atas segalanya. Sinergi dengan TNI, BPBD, dan Pemerintah Desa terus diperkuat untuk mempercepat pemulihan di lokasi terdampak,” tegas jajaran pimpinan di lapangan.Situasi Kondusif Meski Kerugian Materiil Mencapai Puluhan Juta Meskipun rangkaian bencana ini mengakibatkan kerugian materiil total yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, Polres Kuningan memastikan nihil korban jiwa dalam seluruh kejadian tersebut. Hingga saat ini, personel Bhabinkamtibmas masih disiagakan di desa-desa binaan untuk memantau potensi bencana susulan mengingat curah hujan yang diprediksi masih tinggi. Situasi di seluruh lokasi terdampak dilaporkan telah tertangani dengan baik dan dalam keadaan aman serta kondusif.
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

