KUNINGAN โ Menanggapi maraknya potensi gangguan keamanan selama bulan suci Ramadan, jajaran Polsek Kuningan meningkatkan intensitas patroli di wilayah perkotaan. Fokus utama patroli kali ini adalah mencegah aksi balap liar dan fenomena “perang sarung” yang kerap melibatkan kelompok remaja pada waktu dini hari, Selasa (10/03).
Patroli skala sedang ini menyisir jalan-jalan protokol, area taman kota, serta jalur lurus yang sering dijadikan lokasi berkumpulnya pemuda menjelang waktu sahur. Langkah ini diambil untuk memastikan ketertiban umum dan keselamatan para pengguna jalan tetap terjaga.
Kapolsek Kuningan, AKP Bambang Poernomo, S.H., menegaskan bahwa pihaknya telah memetakan titik-titik rawan di wilayah kota yang sering menjadi lokasi aksi menyimpang tersebut.
“Kami tidak ingin kesucian bulan Ramadan ini diciderai oleh aksi-aksi yang membahayakan nyawa, seperti balap liar maupun perang sarung. Personel kami akan berpatroli secara rutin dan tidak segan untuk melakukan tindakan tegas namun terukur jika menemukan kelompok yang hendak melakukan tawuran atau balapan,” tegas AKP Bambang Poernomo.
Strategi Pengamanan Wilayah Kota:
- Penyisiran Jalur Protokol: Melakukan pemantauan intensif di jalur-jalur utama kota untuk menghalau pemuda yang menggunakan knalpot tidak standar (brong) dan melakukan aksi balap lari atau motor.
- Pembubaran Kerumunan Remaja: Mendatangi kelompok pemuda yang masih nongkrong di atas jam 12 malam guna mencegah terjadinya provokasi yang memicu perang sarung.
- Pemeriksaan Barang Bawaan: Melakukan pengecekan secara selektif terhadap sarung yang dimodifikasi (diikat ujungnya/diisi benda tumpul) serta barang berbahaya lainnya.
- Edukasi Humanis: Memberikan teguran dan arahan kepada para remaja agar segera kembali ke rumah masing-masing demi keamanan dan kenyamanan masyarakat yang sedang beristirahat.
AKP Bambang Poernomo, S.H. juga menghimbau kepada para orang tua di wilayah perkotaan Kuningan agar lebih waspada dan memantau keberadaan putra-putrinya, terutama setelah salat Tarawih hingga waktu Subuh.
“Peran keluarga sangat penting. Jangan biarkan anak-anak kita keluar malam tanpa tujuan yang jelas. Mari kita jaga lingkungan kota kita agar tetap kondusif, aman, dan penuh berkah selama bulan suci ini,” pungkasnya.
