Tertipu Lowongan Kerja di Facebook, Pemuda Sumedang Dibantu Polisi Cilimus hingga Bisa Pulang
Kisah menyentuh datang dari Kabupaten Kuningan. Seorang pemuda asal Sumedang menjadi korban penipuan lowongan kerja di Facebook, namun berkat kehadiran Bhabinkamtibmas Desa Sampora, Aipda Epa Sukmana, ia bisa kembali ke rumahnya dengan selamat.
Korban bernama Sendi Septiadi, awalnya tergiur tawaran kerja di media sosial dari tiga orang yang menjanjikan pekerjaan di wilayah Kuningan. Tanpa curiga, ia berangkat menjemput nasibnya.
Setelah bertemu para pelaku di mushola kawasan Cigugur, korban diajak beristirahat. Namun, saat terbangun, pakaian dan ponselnya hilang, diduga dibawa kabur pelaku.
Kondisi korban yang kebingungan akhirnya diketahui warga setempat dan dilaporkan kepada Aipda Epa Sukmana, Bhabinkamtibmas Desa Sampora. Ia segera datang membantu.
Epa berkoordinasi dengan PPDI Kabupaten Kuningan untuk mencari kontak perangkat desa asal korban. Ia juga mengajak para kadus di Sampora mengumpulkan dana agar korban bisa pulang ke Sumedang.
“Kasihan anak itu, tidak punya ongkos dan tidak kenal siapa-siapa. Jadi kami bantu semampunya,” tutur Epa.
Langkah tersebut mendapat apresiasi luas dari masyarakat karena menunjukkan sisi empati dan kepedulian sosial aparat kepolisian.
Kapolsek Cilimus membenarkan kejadian itu dan memberikan penghargaan moral kepada Aipda Epa atas ketanggapannya membantu korban.
Selain menolong, Bhabinkamtibmas juga memberikan edukasi agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap tawaran kerja di media sosial.
“Pastikan dulu sumber lowongan kerja itu resmi. Jangan mudah percaya dengan janji manis,” pesan Epa.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir memberi solusi sosial dan kemanusiaan.
Kehadiran Aipda Epa di tengah masyarakat menunjukkan bahwa peran Bhabinkamtibmas sangat penting dalam menjembatani persoalan warga.
Situasi di Desa Sampora pun terpantau aman dan kondusif usai kegiatan. Masyarakat mengaku bangga dengan Polri yang cepat tanggap dan peduli.

