WUJUD NYATA EMPATI DAN SOLIDARITAS SEORANG KAPOLSEK TERHADAP ANGGOTANYA YANG SEDANG MENGALAMI MUSIBAH
Dalam suasana duka yang mendalam, Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisal, S.H. menunjukkan kepedulian dan empatinya sebagai seorang pimpinan dengan menghadiri prosesi pemakaman Almarhumah Ny. Tya Listiyani, istri dari IPTU Cecep Iman Santosa yang merupakan Kanit Lantas Polsek Cilimus.
Kegiatan pemakaman dilaksanakan pada Jum’at, 24 Oktober 2025, sekitar pukul 13.00 WIB, bertempat di Pemakaman Umum Desa Cikondang, Kecamatan Hantara, Kabupaten Kuningan. Prosesi berlangsung dengan penuh khidmat dan suasana haru yang menyelimuti para pelayat.
Kehadiran Kapolsek Cilimus bersama jajarannya bukan hanya sekadar bentuk formalitas, namun merupakan wujud nyata empati dan solidaritas pimpinan kepada anggotanya yang sedang berduka. Hal ini menjadi contoh teladan tentang pentingnya rasa kebersamaan di lingkungan kerja, khususnya dalam keluarga besar Polri.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisal, S.H. menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada IPTU Cecep Iman Santosa beserta keluarga. Ia berdoa agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan.
“Kami seluruh keluarga besar Polsek Cilimus turut berduka cita atas wafatnya Almarhumah Ny. Tya Listiyani. Semoga amal ibadah beliau diterima dan keluarga diberi kekuatan menghadapi cobaan ini,” ucap Kapolsek dengan penuh empati.
Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut Kapolsek Ciniru AKP Asep Saeful Rahman beserta anggota, serta Ketua Bhayangkari Ranting Cilimus bersama pengurus Bhayangkari. Kehadiran mereka menjadi wujud nyata solidaritas, baik antaranggota maupun sesama Bhayangkari.
Suasana haru semakin terasa ketika keluarga besar Polsek Cilimus dan Bhayangkari memberikan doa terakhir untuk almarhumah. Mereka turut serta dalam prosesi pemakaman hingga akhir, sebagai bentuk penghormatan dan kebersamaan dalam duka.
Ketua Ranting Bhayangkari Cilimus menyampaikan bahwa rasa empati dan dukungan moril sangat penting diberikan kepada sesama anggota Bhayangkari yang mengalami musibah. “Kami hadir untuk menguatkan satu sama lain. Duka mereka adalah duka kami juga,” ujarnya penuh kehangatan.
Kegiatan tersebut mencerminkan bahwa di balik seragam dan tanggung jawab besar sebagai aparat penegak hukum, anggota Polri tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan persaudaraan.
Bagi AKP Mohamad Faisal, kehadiran dalam momen duka seperti ini bukan hanya bentuk simpati, tetapi juga bagian dari tanggung jawab moral seorang pimpinan untuk mendukung anggotanya secara menyeluruh, baik dalam suka maupun duka.
“Kami ini keluarga besar. Di Polsek Cilimus, kami saling menopang dalam setiap keadaan. Itulah makna sejati kebersamaan dalam pengabdian,” ujar Kapolsek menegaskan.
Seluruh rangkaian kegiatan pemakaman berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Meskipun duka masih menyelimuti, semangat kebersamaan dan persaudaraan yang kuat tampak jelas di antara jajaran Polsek Cilimus dan Bhayangkari.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa solidaritas, empati, dan rasa kemanusiaan akan selalu menjadi bagian penting dari pengabdian anggota Polri dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat, sekaligus menjaga kekompakan di lingkungan internal kepolisian.
Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan

