Polres Kuningan Polda Jabar – Kegiatan sambang Door to Door System (DDS) yang dilakukan oleh Aiptu Sandi tidak hanya sebatas memberikan himbauan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dua arah yang baik antara polisi dan masyarakat Desa Seda. Melalui dialog langsung, warga merasa lebih diperhatikan dan terbuka dalam menyampaikan berbagai permasalahan yang ada di lingkungan mereka.
Selain himbauan kamtibmas, Aiptu Sandi juga mengedukasi warga mengenai pentingnya menjaga lingkungan dari berbagai bentuk kriminalitas, seperti pencurian, tawuran remaja, hingga penyalahgunaan narkoba. Ia mengingatkan agar seluruh warga dapat berperan aktif melaporkan hal-hal yang dianggap mencurigakan kepada aparat kepolisian.
Pendekatan seperti ini mendapat respon positif dari warga Desa Seda yang merasa lebih tenang dan aman dengan adanya kehadiran petugas Bhabinkamtibmas secara rutin. Mereka juga berharap agar kegiatan sambang ini terus dilakukan untuk mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.
Kapolsek Mandirancan, AKP Atang Mulyana, S.E., menambahkan bahwa pendekatan DDS ini merupakan salah satu cara efektif dalam mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini. “Kami ingin polisi benar-benar dekat dengan masyarakat, bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi juga sebagai mitra yang peduli,” jelasnya.
Dengan langkah-langkah proaktif seperti sambang DDS, Polsek Mandirancan optimis dapat menjaga situasi kamtibmas yang kondusif dan membangun masyarakat yang sadar hukum serta tanggap terhadap setiap ancaman keamanan di lingkungan masing-masing

