POLSEK CINIRU DAMPINGI KEGIATAN SOSIALISASI DIGITALISASI DAN INOVASI PRODUK UMKM OLEH KKM MAHASISWA UMC CIREBON
POLSEK CINIRU, POLRES KUNINGAN — Polsek Ciniru menunjukkan dukungan nyata terhadap kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan mendampingi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) dalam program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) yang diselenggarakan di Desa Tundagan, Kecamatan Hantara, Kabupaten Kuningan, Minggu (7/9/2025).
Kegiatan ini mengusung tema “Sosialisasi Digitalisasi dan Inovasi Produk pada UMKM”, sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era digital.
Kapolsek Ciniru, AKP Asep Saeful Rakhman, hadir langsung untuk memberikan dukungan dan pengamanan selama kegiatan berlangsung. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKM UMC yang telah memilih Desa Tundagan sebagai lokasi pengabdian masyarakat.
“Kami dari Polsek Ciniru sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Digitalisasi dan inovasi produk adalah hal yang sangat penting untuk kemajuan UMKM, khususnya di wilayah pedesaan seperti Desa Tundagan,” ujar AKP Asep.
Kegiatan ini turut mendapatkan atensi dan dukungan dari Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., yang secara terpisah menyampaikan bahwa sinergi antara kepolisian, akademisi, dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Para mahasiswa KKM memberikan pelatihan dan sosialisasi terkait pemanfaatan media sosial dan platform digital untuk promosi produk, teknik pengemasan yang menarik, hingga strategi inovasi agar produk UMKM memiliki nilai tambah.
Salah satu pelaku UMKM setempat, Ibu Sari, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini.
“Kami jadi tahu bagaimana memasarkan produk secara online. Dulu hanya dijual di sekitar sini saja, sekarang bisa menjangkau lebih luas,” ujarnya antusias.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan UMKM di Desa Tundagan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menjadi lebih mandiri secara ekonomi. Kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan aparat keamanan juga menjadi bukti nyata semangat gotong royong demi kemajuan desa.
