Polsek Cilimus Polres Kuningan Intensifkan Patroli Malam, Warga Merasa Lebih Aman
KUNINGAN — Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Cilimus, Polres Kuningan, Jawa Barat, terus menggencarkan patroli malam hari. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), yang dilaksanakan secara konsisten demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Patroli malam difokuskan pada titik-titik yang dinilai rawan tindak kejahatan, khususnya di jam-jam rentan antara tengah malam hingga menjelang subuh. Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, SIK, M.Si, melalui Kapolsek Cilimus, AKP Mohamad Faisal, SH, menegaskan bahwa langkah ini merupakan tindakan preventif untuk meminimalkan potensi gangguan kamtibmas.
“Patroli ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bukti nyata kehadiran polisi di tengah masyarakat. Kami ingin warga merasa aman dan nyaman, khususnya saat malam hari,” ujar AKP Faisal saat dikonfirmasi pada Senin (1/9/2025).
Beberapa tindak kejahatan yang menjadi fokus utama patroli malam antara lain pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Tak hanya itu, patroli juga menyasar aksi premanisme, balap liar, serta penggunaan knalpot bising yang kerap menimbulkan keresahan warga.
Salah satu titik rawan yang menjadi perhatian khusus adalah kawasan Jalan Baru, tepatnya di sekitar Jembatan Samping Tahu Susu, Desa Panawuan, Kecamatan Cigandamekar. Lokasi ini dinilai cukup rawan karena minim penerangan serta rendahnya aktivitas masyarakat pada malam hari.
Patroli malam dimulai pukul 00.15 WIB dan berlangsung hingga menjelang subuh. Personel Polsek Cilimus seperti Aiptu Suryadi, S.Sos, dan Aipda Dani R. rutin ditugaskan untuk mengawasi situasi lalu lintas sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Pendekatan yang digunakan pun terbilang humanis dan dialogis. Petugas tidak hanya berkeliling, tetapi juga menyapa warga, berdialog santai, serta menyampaikan pesan-pesan keamanan secara persuasif.
Menurut Aiptu Suryadi, komunikasi dua arah menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan antara polisi dan masyarakat. “Ketika hubungan terjalin baik, warga akan lebih terbuka dalam menyampaikan laporan atau aduan,” ujarnya di sela-sela patroli.
Keberadaan petugas pada malam hari ternyata memberikan rasa aman yang signifikan bagi warga. Salah satu pengguna jalan yang sedang melintas mengungkapkan bahwa situasi di kawasan tersebut kini terasa lebih tenang dibanding sebelumnya.
“Alhamdulillah sekarang lebih aman. Dulu kalau lewat sini malam-malam suka takut karena sepi dan gelap. Tapi sekarang sering lihat polisi keliling, jadi lebih tenang,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Kapolsek Cilimus juga menambahkan bahwa kegiatan patroli tidak hanya terfokus pada satu titik tertentu. Polsek terus melakukan pemetaan terhadap wilayah rawan berdasarkan laporan masyarakat serta hasil analisis intelijen.
Dengan strategi tersebut, patroli dapat diarahkan secara lebih efektif dan tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan dan dinamika wilayah hukum Polsek Cilimus yang cukup luas dan heterogen.
Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kamtibmas. Warga diimbau segera melapor apabila melihat hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
“Menjaga keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami hadir sebagai mitra masyarakat, dan keterlibatan warga sangat kami harapkan,” tegas AKP Faisal.
Dengan intensifikasi patroli malam yang bersifat preventif, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan warga, Polsek Cilimus berharap dapat mewujudkan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari gangguan kamtibmas.
Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan

