Polsek Cilimus Perketat Patroli di Titik Rawan Demi Jaga Keamanan Masyarakat
Polsek Cilimus, Polres Kuningan, terus mengintensifkan patroli di sejumlah titik rawan gangguan keamanan di wilayah Kecamatan Cilimus. Langkah ini diambil sebagai bagian dari program Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) guna menekan potensi tindak kriminal dan menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Patroli yang dilakukan oleh petugas tidak hanya menyasar lokasi rawan kriminalitas, tetapi juga tempat-tempat yang ramai dikunjungi oleh warga. Beberapa titik utama yang menjadi fokus pengawasan antara lain simpang tiga Tugu Ikan di Desa Sampora, Pasar Cilimus, serta jalur alternatif yang kerap dijadikan arena balap liar oleh sekelompok remaja.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisal, S.H., menegaskan bahwa intensitas patroli ditingkatkan terutama pada sore hingga malam hari. Menurutnya, waktu tersebut sangat rawan terjadinya gangguan kamtibmas.
“Kehadiran polisi di lapangan tidak hanya sebagai upaya preventif, tetapi juga sebagai bentuk pendekatan edukatif kepada masyarakat,” ujar AKP Faisal saat ditemui Kamis (28/8/2025).
Pelaksanaan patroli dilakukan dengan pendekatan yang humanis dan dialogis. Petugas tidak hanya berpatroli secara kaku, tetapi juga aktif menyapa dan berdialog dengan warga yang ditemui, mulai dari pedagang kaki lima, pengendara motor, hingga kelompok pemuda yang sering berkumpul di pinggir jalan.
Pendekatan tersebut bertujuan untuk membangun kedekatan dan kepercayaan antara aparat kepolisian dan masyarakat. Dengan hubungan yang lebih erat, polisi berharap dapat lebih efektif dalam mencegah terjadinya tindak kriminal serta gangguan keamanan lainnya.
Salah satu titik yang menjadi perhatian serius adalah jalur alternatif yang sering dipakai sebagai lokasi balap liar. Balap liar ini tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat sekitar.
Oleh karena itu, petugas secara rutin memantau lokasi tersebut guna mencegah kegiatan yang membahayakan ini dan menegakkan aturan demi keamanan bersama.
Di pasar tradisional seperti Pasar Cilimus, patroli juga dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, mulai dari pencurian hingga kemungkinan tawuran antar pedagang atau pengunjung pasar.
Kehadiran polisi di pasar memberikan efek preventif sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang beraktivitas di sana. Hal ini menjadi salah satu fokus penting dalam menjaga ketertiban umum.
AKP Faisal menambahkan bahwa keberadaan polisi yang aktif berinteraksi dengan masyarakat dapat menumbuhkan rasa memiliki dan kesadaran bersama untuk menjaga keamanan lingkungan.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi objek pengawasan, tetapi juga mitra dalam menjaga kamtibmas,” jelasnya.
Selain memberikan imbauan terkait keamanan, petugas juga menyampaikan pesan-pesan penting tentang tertib berlalu lintas dan bahaya penggunaan narkoba sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban masyarakat secara menyeluruh.
Program KRYD yang dijalankan Polsek Cilimus ini menjadi strategi penting dalam menjaga wilayah tetap kondusif. Dengan sinergi antara polisi dan masyarakat, diharapkan segala potensi gangguan dapat diminimalisasi sehingga kehidupan sosial tetap harmonis dan aman.
Untuk itu, Polsek Cilimus terus membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang ingin melaporkan gangguan kamtibmas atau memberikan masukan demi peningkatan keamanan di wilayahnya. Kehadiran polisi yang dekat dengan masyarakat menjadi kunci sukses dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan

