Polres Kuningan Polda Jabar – Menyikapi tantangan era digital yang berdampak pada melemahnya wawasan kebangsaan di tengah masyarakat, Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, SE bersama Forkopicam Mandirancan melaksanakan kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Desa Pakembangan, Selasa (26/08/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga semangat persatuan dan nasionalisme.
Dalam sambutannya, Kapolsek Mandirancan menegaskan bahwa arus globalisasi dan perkembangan teknologi harus disikapi dengan bijak. Masyarakat, khususnya generasi muda, diingatkan agar tidak terjebak pada pengaruh negatif media sosial yang dapat mengikis rasa cinta tanah air. “Wawasan kebangsaan adalah benteng utama agar kita tidak mudah terpecah belah oleh isu maupun provokasi,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi ini menitikberatkan pada penguatan empat pilar, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Melalui pendekatan dialogis, Forkopicam Mandirancan bersama Polsek Mandirancan mengajak masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai kebangsaan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menghadapi tantangan era digital yang penuh dengan hoaks dan informasi menyesatkan.
Selain memberikan materi, kegiatan ini juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kerukunan di lingkungannya. Dengan adanya pemahaman yang baik mengenai wawasan kebangsaan, diharapkan masyarakat mampu memperkuat solidaritas sosial, menolak paham radikal, serta tetap menjunjung tinggi nilai gotong royong.
Kapolres Kuningan, AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, SE, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya sosialisasi ini. Beliau menegaskan bahwa menjaga nasionalisme bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi kewajiban seluruh elemen bangsa demi terciptanya persatuan dan keamanan di Kabupaten Kuningan.

