Ratusan Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Mapolsek Cilimus, Beras Murah Jadi Incaran
KUNINGAN – Ratusan warga dari Kecamatan Cilimus dan Cigandamekar memadati halaman Mapolsek Cilimus pada Rabu (27/8/2025), dalam rangka mengikuti kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan ini digelar sebagai upaya konkret untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok, khususnya beras, dengan harga terjangkau.
GPM menjadi magnet tersendiri bagi warga yang tengah menghadapi tekanan ekonomi akibat lonjakan harga bahan pokok dalam beberapa bulan terakhir. Warga sudah mulai berdatangan sejak pagi hari dengan membawa kantong belanjaan, rela mengantre tertib demi mendapatkan beras murah berkualitas.
Program ini menghadirkan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dari Bulog, yang dijual dengan harga lebih rendah dari harga pasar. Meski lebih murah, kualitas beras tetap terjamin, sehingga sangat diminati warga dari berbagai kalangan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Cilimus, AKP Mohamad Faisal, yang terlihat aktif berinteraksi dengan warga dan memastikan jalannya kegiatan berjalan tertib dan lancar. Menurutnya, GPM bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Harga yang kami tawarkan lebih murah dibandingkan harga pasar. Ini bentuk kontribusi kami dalam meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah,” ujar AKP Faisal kepada awak media di lokasi.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan atas arahan Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., sebagai bagian dari strategi penguatan ketahanan pangan dan pengendalian inflasi di daerah.
“Ini adalah langkah strategis yang langsung menyasar kebutuhan dasar masyarakat. Ketika harga-harga naik, kami hadir untuk menjembatani dan memberikan solusi nyata,” tambah Faisal.
Panitia pelaksana memberlakukan sistem pembatasan pembelian untuk setiap kepala keluarga guna mencegah penimbunan dan memastikan distribusi berjalan merata. Setiap warga diperbolehkan membeli maksimal dua karung beras ukuran lima kilogram.
Antusiasme warga terlihat jelas. Salah satunya Rina (25), warga asal Cigandamekar, yang mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini. “Harga beras sekarang mahal banget, jadi acara kayak gini sangat membantu. Berasnya juga bagus kualitasnya,” ujarnya sambil mengangkat kantong belanjaan.
Hal senada disampaikan Hasan (37), warga Cilimus. Ia menilai program ini sebagai bentuk kepedulian nyata dari institusi Polri yang tak hanya fokus pada penegakan hukum, tapi juga hadir dalam urusan sosial ekonomi masyarakat.
“Kegiatan seperti ini bikin kami merasa dekat dengan polisi. Bukan cuma hadir kalau ada masalah hukum, tapi juga saat kami kesulitan. Ini pendekatan yang humanis dan sangat bermanfaat,” katanya.
Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana tertib dan penuh keakraban tampak di halaman Mapolsek. Anggota polisi turut berjaga, mengatur antrean, serta membantu lansia dan ibu-ibu agar proses distribusi berjalan lancar.
Kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi dua arah antara Polsek dan masyarakat. Warga diberi kesempatan untuk menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari kebutuhan pokok hingga harapan terhadap layanan sosial di wilayahnya.
AKP Faisal menyebut bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan serupa secara berkala di wilayah hukum Polsek Cilimus. Tujuannya bukan hanya membantu masyarakat secara langsung, tetapi juga menjaga stabilitas sosial dan ekonomi.
“Kami ingin membangun kepercayaan dan kemitraan yang kuat dengan masyarakat. Karena ketahanan sosial tidak hanya dibangun dari atas, tapi juga dari bawah – dari interaksi yang nyata dan penuh kepedulian,” pungkasnya.
Dengan respon positif dari warga, GPM di Mapolsek Cilimus ini menjadi contoh sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga kesejahteraan bersama. Sebuah langkah kecil dengan dampak besar yang diharapkan dapat terus berlanjut ke berbagai titik lainnya di Kabupaten Kuningan.
Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan

